Konten dari Pengguna

Hidung Bayi Mampet? Ini Tips Legakan Hidung si Kecil

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Si Kecil yang sedang sakit flu mungkin mengalami kondisi hidung tersumbat. Dia bisa merasa tidak nyaman dan rewel karena sulit bernapas. Bahkan jika berlarut-larut, nafsu makannya bisa menurun. Kondisi hidung tersumbat biasanya akan hilang seiring dengan kembalinya kesehatan si Kecil. Namun jika dia tidak mau makan, tentu penyembuhannya akan terhambat. Oleh karena itu, simak tips berikut untuk melegakan hidung mampet si Kecil.

Tips Legakan Hidung si Kecil

  1. Bersihkan ingus dan lendir di area luar hidung dengan menggunakan tisu atau kapas. Sebelum membersihkan, basahi kapas atau tisu tersebut dengan sedikit air hangat. Ini akan membuat ingus yang mengeras menjadi lunak dan mudah dibersihkan.
  2. Atur posisi tidur dengan meninggikan posisi kepala. Posisi ini membuat si Kecil lebih mudah menghirup udara dan membuat ingusnya tidak menggumpal di dalam hidung.
  3. Buat si Kecil tengkurap lalu tepuk secara perlahan punggungnya. Ini membantu ingus yang menyumbat hidung untuk keluar.
  4. Gunakan saline (nasal spray) yang aman untuk bayi, balita dan anak-anak. Baringkan si Kecil, dongakkan kepalanya, dan semprotkan obat saline dua hingga tiga kali melalui lubang hidungnya.
  5. Gunakan penyedot ingus (bulb syringe) untuk mengeluarkan lendir yang bandel (tidak mau keluar setelah diberi obat tetes atau semprot). Cara ini cocok untuk bayi di bawah enam bulan. Untuk menggunakannya, pencet bagian penyedot ingus yang menggembung. Masukkan pipet ke dalam lubang hidung, lalu lepaskan bagian pipet yang menggembung. Ingus akan tersedot ke dalam pipet.
  6. Nyalakan mesin pelembap udara (humidifier) agar ruangan menjadi hangat dan lembap. Dengan demikian, lendir si Kecil tidak akan mengeras di dalam hidung. Jika hidungnya masih mampet, gunakan nebulizer.
  7. Pertimbangkan memberikan si Kecil yang sudah berumur dua hingga lima tahun madu sebelum tidur. Jangan berikan madu kepada anak di bawah satu tahun karena berisiko tinggi terkena botulisme bayi.
  8. Rawat panas atau demam yang menyertai hidung mampetnya. Si Kecil yang sedang demam berarti sedang melawan infeksi dalam tubuhnya. Jika demamnya turun, kemungkinan besar hidungnya tidak mampet lagi.
  9. Jaga agar tangan si Kecil tetap bersih. Ajari dia untuk mencuci tangan secara teratur, terutama setelah batuk-batuk atau bersin dan sebelum makan. Kebiasaan baik ini dapat mencegah penyakit. Bila perlu, gunakan hand sanitizers.
  10. Mandikan si Kecil dengan air hangat dan beruap. Ini akan membantunya membuka saluran udara. Lakukan selama lima menit, empat kali sehari.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist

Copyright by Babyologist