Konten dari Pengguna

Homecare untuk Kulit Bayi yang Kering

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kulit yang kering dapat juga terjadi pada bayi, layaknya orang dewasa. Salah satu penyebabnya adalah karena kelenjar keringat bayi yang belum berfungsi secara sempurna. Selain itu, suhu yang terlalu dingin juga dapat mengakibatkan kulit bayi menjadi kering, dan dapat berujung pada pengelupasan kulit atau gatal-gatal pada kulit. 

Saat kulit Callia sedang kering dan mengelupas, biasanya saya cukup melakukan perawatan sendiri di rumah. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat Moms coba di rumah untuk mengatasi kulit kering bayi

  1. Jangan biarkan bayi mandi terlalu lama. Mandi yang terlalu lama dapat menyebabkan kulit bayi menjadi kering, karena minyak alami yang diproduksi tubuh dapat hilang bersamaan dengan kotoran tubuh bayi saat mandi. Batasi waktu mandi sekitar 10 hingga 15 menit. Gunakanlah sabun bayi yang lembut, fragrance free, dan soap free. Jika kulit bayi Moms kering, sebaiknya jangan membiarkan bayi mandi busa pada bak mandinya. Gunakanlah sabun seminimal mungkin.
  2. Saat kulit bayi Moms kering, gunakanlah pelembab yang tebal sejenis salep (ointment). Pengaplikasian salep lebih baik dan lebih lembab untuk kulit kering daripada lotion bayi biasa. Contoh salep bayi yang dapat Moms gunakan untuk kulit bayi yang kering adalah Lucas Pawpaw. Salep ini sangat mudah ditemukan di pasaran dan sangat ampuh dalam mengatasi kulit kering dan masalah kulit lainnya, seperti gatal-gatal, bekas luka, ruam popok, dll.
  3. Hindari terlalu sering mengajak bayi Moms berenang pada kolam renang ataupun air asin. Klorin pada kolam renang dapat membuat kulit bayi menjadi kering. Oleh karena itu, setelah berenang Moms harus mencuci bersih kulit bayi, lalu segera mengaplikasikan pelembab atau lotion sebelum kulit bayi kering.
  4. Gunakan humidifier pada ruangan atau kamar. Humidifier dapat membantu untuk mencegah kulit kering pada bayi.
  5. Hindari penggunaan bedak, parfum dan pelembut pakaian pada baju bayi. Bayi dengan kulit kering sebaiknya tidak menggunakan baju berbahan wool, karena dapat memicu iritasi pada kulit kering.
  6. Berilah cairan yang cukup pada bayi, agar bayi tidak mengalami dehidrasi. Carian dapat berupa ASI atau susu formula.

Jika kondisi kulit kering tidak membaik setelah melakukan perawatan sendiri di rumah, Moms dapat berkonsultasi dengan dokter anak Moms. Semoga tips-tips yang saya berikan di atas dapat bermanfaat dan diterapkan di rumah.

Semoga bermanfaat.

By: Lisa Febrianti

Copyright by Babyologist