Konten dari Pengguna

Ibu Hamil, Jauhi Cairan Pembersih!

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai seorang wanita, pasti kita tidak terlepas dari kegiatan bersih-bersih rumah. Akan tetapi saat sedang hamil, ada baiknya kegiatan membersihkan rumah, apalagi yang menggunakan cairan-cairan pembersih, lebih diperhatikan keamanannya.

Mengapa demikian? Karena biasanya, cairan-cairan pembersih seperti pembersih WC, pembersih lantai dan sabun-sabun lainnya menggunakan bahan kimia yang cukup keras dan belum tentu aman untuk ibu hamil.

Dari membaca beberapa artikel di internet, beberapa ibu hamil mengalami iritasi kulit saat bersentuhan dengan zat kimia dari cairan pembersih rumah tangga. Ada pula yang mengalami mual-mual hebat hingga dilarikan ke UGD karena keracunan akibat menghirup uap dari cairan pembersih WC.

Selain itu, Peter Sly, profesor dokter spesialis anak dari Perth mengatakan, anak-anak yang saat masih di dalam kandungan terpapar banyak zat kimia, memiliki risiko tinggi mengidap alergi dan fungsi paru-parunya pun lebih lemah.

Dikutip dari Baby Center, ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa penggunaan produk pembersih berbahan kimia yang terlalu banyak selama kehamilan dapat menyebabkan bayi terserang asma setelah ia lahir. Hal ini disebabkan karena ada kemungkinan bahan kimia yang terhirup akan masuk ke dalam tubuh ibu dan mempengaruhi paru-paru serta organ lain yang sedang berkembang.

Oleh karena itu saat Moms hamil, sebaiknya lebih berhati-hati dan bijak saat menggunakan cairan-cairan pembersih rumah tangga.

  • Ada baiknya Moms menggunakan cairan pembersih dari bahan alami seperti baking soda, lemon, cuka untuk membersihkan jendela dan perabotan dapur, atau serai pel untuk mengepel lantai.
  • Gunakan sarung tangan saat hendak bersih-bersih untuk menghindari kulit terpapar bahan kimia. Jangan lupa untuk mencuci tangan dengan air setelahnya.
  • Moms juga bisa menggunakan masker wajah, serta membuka jendela lebar-lebar untuk memastikan pertukaran udara berjalan dengan baik, sehingga mengurangi risiko mual-mual akibat menghirup zat kimia dari cairan pembersih yang Moms gunakan.

 

Semoga bermanfaat.

By: Feny Yuvita via Babyologist