Ide dan Manfaat Balita Bermain LEGO

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ide dan Manfaat Balita Bermain LEGO
Lego merupakan mainan anak-anak yang sangat terkenal. Tidak hanya yang berusia muda tapi juga orang dewasa sangat banyak yang menggemari mainan ini.
Tapi sebenarnya adakah manfaat bagi balita dengan bermain LEGO? Apakah yang akan dipelajari si anak dengan bermain LEGO?
1. Pengenalan warna dan bentuk
Lego merupakan mainan yang sangat berguna untuk mengajarkan anak warna dasar dan bentuk, karena bentuk dan warna Lego sangat beragam. Orang tua bisa memisahkan lego berdasarkan warnanya dan meminta anak menebak warna tersebut.
2. Belajar menghitung
Orang tua bisa membantu anak untuk belajar berhitung dimulai dari berapa titik yang terdapat di lego yang berbentuk rectangle atau square dan bisa dilanjutkan dengan menghitung jumlah Lego berdasarkan warnanya.
3. Menstimulasi motorik halus anak
Dengan bermain Lego dan membuat bentuk-bentuk yang menarik, akan melatih motorik halus anak, berhubungan dengan keterampilan fisik anak yaitu koordinasi tangan dan mata.
4. Meningkatkan kreativitas
Anak-anak mempunyai pikiran dengan dunianya sendiri dengan banyaknya imajinasi yang ada dalam pikiran mereka. Lego bisa menjadi alat bermain untuk anak menuangkan seluruh imajinasinya dan lama-lama anak bisa berinovasi dengan model yang sudah ia buat.
5. Belajar memecahkan masalah dan pemikiran matematis
Bermain dengan Lego dapat melatih anak untuk belajar mengenai sebab akibat. Contoh yang paling mudah adalah bagaimana membuat susunan yang sangat tinggi tapi bisa stabil, bagaimana jika tidak stabil, anak akan dilatih untuk mencari sumber masalahnya dan bagaimana penyelesaiannya.
6. Melatih kegigihan
Bermain Lego dapat melatih kegigihan si anak sehingga anak belajar untuk tidak mudah menyerah. Kita dapat memberikan ide kepada anak untuk membuat sesuatu dan ketika model tersebut kurang sesuai kita bisa meminta anak untuk mencoba lagi hingga sesuai, dari situ anak dapat belajar untuk tidak mudah menyerah.
7. Melatih Fokus
Untuk dapat melatih fokus, orang tua bisa membuat model dan menuntun mereka untuk meletakkannya secara tepat dengan mengikuti instruksi dari orang tua, kegiatan ini akan sangat membantu untuk melatih fokus anak. Membuat model menggunakan buku instruksi juga dapat membantu anak agar lebih fokus.
