Konten dari Pengguna

Ini Sebabnya Sperma Merembes Keluar Vagina Usai Seks

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nyatanya, fenomena air mani mengalir keluar dari vagina setelah hubungan intim adalah sangat normal. Hal tersebut tidak memengaruhi kesuburan.

Pembuahan akan dapat terjadi karena hanya perlu satu sperma untuk membuahi sel telur. Hanya sejumlah kecil dari air mani tersebut yang perlu masuk ke rahim. Sebagian besar lainnya malah memang diharapkan keluar dari vagina.

Kebocoran sperma sebenarnya bisa menjadi pertanda baik karena itu berarti ada cukup ejakulasi. Setelah air mani dilepaskan ke dalam vagina, sperma segera mulai bergerak ke serviks dan naik ke rahim untuk pembuahan di saluran tuba. Sperma bergerak ke dalam tabung dalam beberapa menit setelah ejakulasi di vagina.

Begitu hasil ejakulasi ada di dalam vagina, cairan vagina mulai menghancurkan banyak sperma. Ketika mereka pindah ke serviks dan rahim, mereka dilindungi dari sekresi asam vagina yang tidak bersahabat.

Kurang dari 5% ejakulasi sebenarnya adalah sperma. Lebih dari 95% lainnya terdiri dari cairan lain. Banyak orang tidak menyadari bahwa ketika cairan mani masuk, cairan tersebut harus keluar lagi. Tubuh wanita tidak “menyerap” sperma. Sebagian besar cairan mani yang tidak masuk ke dalam rahim hanya merembes keluar.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist