Konten dari Pengguna

Ini Waktu yang Tepat Bagi Moms untuk Memulai Terapi Pijat Setelah Melahirkan

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pijat dapat meningkatkan pemulihan pasca melahirkan dan kesehatan bagi banyak wanita. Seorang terapis terlatih akan membantu Moms dengan dukungan fisik, emosional, dan pendidikan setelah Moms melahirkan. Konsultasikan dengan dokter Moms jika Moms memiliki komplikasi atau masalah sebelum memulai praktik terapi pijat.

Bagi Moms yang melahirkan secara normal

Jika Moms melahirkan secara normal, Moms dapat memulai terapi pijat pasca kelahirkan segera setelah Moms kembali ke rumah dari rumah sakit. Biasanya, ini dalam lima hari pertama setelah melahirkan.

Bagi Moms yang melahirkan melalui operasi caesar

Namun, pijatan pascapartum setelah operasi caesar hanya dapat dilakukan setelah luka sudah cukup pulih sebelum memulai pijatan. Ini umumnya setelah 1-2 minggu. Lebih baik Moms menunggu lampu hijau dari dokter sebelum memulai pijat dalam kasus seperti itu. Tambahan pula, terapi pijat idealnya dilanjutkan selama 40 hari terus menerus untuk mendapatkan manfaat maksimal. Namun, ada banyak wanita, sebagian besar ibu yang bekerja, sering kali mempersingkat jangka waktu terapi itu karena keterbatasan waktu.

Hal yang harus diperhatikan jika Moms menjalani operasi caesar

Moms harus mendapatkan persetujuan dari dokter sebelum melakukan terapi pijat setelah melahirkan. Ini karena bekas luka Moms perlu sembuh sebelum Moms dapat mulai mengambil risiko menarik kulit di sekitar area itu. Bahkan setelah memulai terapi pijat, mintalah praktisi yang memijat Moms untuk menjauhi area bekas luka dan hanya memijat area lainnya.

Namun, ada sesuatu yang disebut pijatan jaringan parut yang dapat Moms manfaatkan setelah hampir satu bulan. Pijatan jenis ini membantu untuk menghindari adhesi jaringan parut pada organ dan jaringan lain dalam tubuh dan mencegah masalah uterus, kandung kemih, dan usus. Sebelum memulai pijatan ini, pastikan bekas luka Moms tidak lagi sensitif terhadap sentuhan. Pijatan tersebut perlu dilakukan sesuai dengan tahap penyembuhan bekas luka Moms.