Interlac Solusi Sembelit Dan Masalah Pencernaan Bayi

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Interlac Solusi Sembelit Dan Masalah Pencernaan Bayi
Hai mommies, kali ini aku mau sharing mengenai baby Jess yang sedari lahir bisa dibilang memiliki masalah yang berhubungan dengan pencernaan. Tiga bulan pertama sejak lahir baby Jess kolik banget moms. Sukanya mulet-mulet sampai sekujur tubuhnya merah semua, muletnya sambil ngejan-ngejan gitu. Dan kalau udah mulet berkali-kali dia BAB atau kentut. Kalau malam rewel banget moms, nangis nggak berhenti-berhenti, ujung-ujungnya juga BAB atau kentut, baru setelah itu agak reda nangisnya. Dulu aku nggak kenal dan nggak tau apa-apa ya moms. Jadi aku biarin aja.
Semakin besar memang koliknya semakin pudar. Tapi muncul masalah baru, yaitu jarang banget BAB, bisa sampai 10 hari sekali. DSA yang aku konsul waktu itu bilang kalau masih full ASI nggak masalah kalau jarang BAB. Namun yang jadi masalah adalah kebiasaan jarang BAB baby Jess kebawa sampai MPASI. Setelah MPASI, bayi harusnya BAB setiap hari atau maksimal 3 hari sekali. Nah baby Jess bisa sampai seminggu lebih nggak BAB walaupun sudah MPASI, sampai-sampai pernah 10 hari dan oleh DSA diberi microlak setengah tube.
Suatu hari baby Jess nggak doyan makan alias GTM dan nggak tau alasannya. Kebetulan saat aku datang ke acara baby expo di kotaku, aku ketemu sama seorang mommy, dan aku sharing soal GTMnya baby Jess. Beliau bilang baby Jess GTM ada kemungkinan perutnya terasa nggak nyaman. Dan aku disaranin beli interlac. Karena aku pengen anakku makannya lahap lagi seperti sebelumnya, langsunglah aku ke booth nya interlac.
Di sana aku nanya dan konsultasi langsung. Dan dari sumber di sana, aku dikasih tau kalau interlac adalah suplemen makanan untuk membantu pencernaan. Untuk kasus baby Jess yang jarang banget BAB sehingga mengakibatkan sembelit, beliau menyarankan untuk mengonsumsi sebanyak 5 tetes per hari, selama 2 minggu agar maksimal.
Tiap hari di rumah aku rutin kasih interlac sesuai dosis yang dianjurkan. Memang nggak langsung kelihatan hasilnya. Tapi lama kelamaan baby Jess mulai teratur BAB, kadang setiap hari, tapi mentok maksimal 3 hari sekali, dan udah nggak pernah sembelit lagi.
Sekarang udah satu bulan aku minumkan interlac ke baby Jess, memang setelah 2 minggu nggak aku stop ya moms, memang sengaja aku kasih terus supaya pencernaan baby Jess aman terkendali. Dan menurut sumber yang aku dapat di boothnya interlac, interlac aman dikonsumsi setiap hari. Sekarang udah sebulan baby Jess konsumsi interlac. Sekarang makannya udah lancar dan BABnya lancar. Nggak ada drama masalah BAB lagi ya moms.
Buat si Kecil yang mengalami hal serupa kayak baby Jess bisa dicoba nih moms interlacnya, siapa tau cocok juga sama si Kecil.
