Jangan Khawatir! Inilah 4 Cara Mengatasi Kepala Peyang pada Bayi

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Umumnya, bayi yang terlahir dalam kondisi normal memiliki bentuk kepala bulat. Namun, ada juga beberapa kasus bayi terlahir dengan bentuk kepala yang tidak rata atau peyang. Meski tidak berpengaruh terhadap perkembangan otak, bentuk kepala yang tidak rata dapat membuat bentuk wajah dan kepala tidak simetris. Berikut cara mengatasi kepala peyang pada bayi.
Penyebab Kepala Bayi Tidak Rata/Peyang
Masalah dalam rahim
Adanya masalah di rahim menjadi salah faktor bayi terlahir dengan bentuk kepala peyang atau tidak rata. Tekanan dapat terjadi pada kepala bayi sebelum lahir akibat adanya tekanan di dalam rahim atau kekurangan cairan ketuban di dalam rahim.
Posisi tidur si Kecil
Tahukah Moms posisi tidur si Kecil ternyata juga dapat menyebabkan kepala peyang atau tidak rata? Posisi tidur telentang adalah salah satu posisi tidur favorit karena lebih aman bagi bayi. Namun, posisi tidur telentang selama berjam-jam ternyata dapat menyebabkan kepala si Kecil menjadi datar di satu tempat saja.
Bayi yang terlahir prematur cenderung lebih mudah memiliki bentuk kepala peyang karena tulang tengkoraknya lebih lunak dibandingkan dengan bayi yang lahir pada usia kehamilan normal.
Craniosynostosis
Craniosynostosis merupakan salah penyebab bentuk kepala bayi tidak rata atau peyang. Craniosynostosis merupakan kondisi penyatuan lempeng-lempeng tulang tengkorak yang terlalu dini. Untuk penyebab yang satu ini, bentuk kepala bayi yang peyang tidak akan berpengaruh terhadap perkembangan otak bayi dan juga tidak menyebabkan kelainan kepala di kemudian hari.
Seiring berjalannya waktu, bentuk kepala yang tidak rata tersebut akan kembali normal dengan sendirinya. Jadi, Moms tidak perlu khawatir ketika menemui masalah yang satu ini.
4 Cara Mengatasi Kepala Peyang pada Bayi
Atur posisi tidur si Kecil
Posisi tidur si Kecil yang salah akan menyebabkan bentuk kepalanya peyang. Saat mengawasi si Kecil tidur, pastikan bahwa posisi tidurnya tidak selalu sama.
Menggendong dengan berbagai gaya
Kepala peyang dapat diatasi dengan selalu mengubah gaya gendongan saat menggendong si Kecil. Gaya menggendong bayi dengan posisi tegak, miring, dan didekap dapat mengurangi terjadinya penekanan pada bagian belakang kepala si Kecil.
Melatih si Kecil aktif menggerakkan kepalanya
Melatih si Kecil untuk menggerakkan kepalanya secara aktif ternyata juga dapat mengatasi kepala peyang pada bayi. Moms bisa menggunakan berbagai mainan lucu dengan warna dan suara yang dapat menarik perhatian bayi. Lakukan hal ini secara rutin sehingga si Kecil menjadi terbiasa untuk menengok ke arah sumber suara.
Atur posisi menyusui
Agar kepala si Kecil tidak peyang maka Moms perlu mengatur posisi menyusui yang paling tepat untuk si Kecil. Saat menyusui, pastikan untuk menggunakan lengan kiri dan kanan Moms dan atur posisi tersebut secara bergantian. Tujuannya adalah agar lengan dapat menyangga kepalanya saat disusui.
Demikian sedikit informasi tentang cara mengatasi kepala peyang pada bayi dengan mudah. Pastikan untuk segera menerapkan kebiasaan-kebiasaan tersebut agar kondisi kepala peyang si Kecil dapat segera diatasi. Semoga membantu!
