Konten dari Pengguna

Jangan Memarahi Anak di Depan Umum

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

"Jangan memarahi anak di depan umum." Kalimat ini yang selalu saya benamkan di pikiran saya supaya jangan pernah ada kejadian saya memarahi Nano di depan umum. Beberapa hari yang lalu pernah melihat orang tua yang memarahi anaknya di depan umum sambil menjewer telinganya. Reaksi sang anak hanya nangis kejer dan menepis tangan orang tuanya. Kadang suka kasihan lihat anak yang suka dimarahi di depan umum. Tidak tega lihatnya anak umur 4/5 tahun yang masih polos di bentak-bentak dan dijewer di depan umum. Banyak yang memberitahu sang orang tua tapi hanya dicuekin.

Perlu di ingat ya Moms, memarahi anak di depan umum banyak dampak negatif pada si anak loh, antara lain:

Si anak jadi tidak percaya diri

Bukan hanya sedih yang dirasakan si anak saat dimarahi orang tuanya di depan umum, tapi bisa juga berdampak si anak jadi tidak percaya diri dan tidak berani berekspresi.

Akan meniru sikap orang tua yang kasar padanya

Ingatan anak belia sangat bagus, pastinya si anak akan mengingat semua ocehan orang tuanya dan mengingat semua sikap kasar orang tuanya. Tidak menutup kemungkinan si anak akan berperilaku seperti orang tuanya dan akan kasar pada orang lain di sekitarnya.

Tidak hormat pada orang tua

Semakin sering orang tua memarahi anak di depan umum, maka tidak menutup kemungkinan si anak jadi benci terhadap orang tua dan membuat si anak jadi tidak hormat pada orang tuanya.

Jadi Moms, mari kita ingat bahwa memarahi anak di depan umum itu banyak sekali dampak negatifnya pada si anak. Alangkah baiknya tahan amarah kita dan berusaha sabar. Coba bicarakan baik-baik dengan si anak. Ingat Moms, anak itu karunia terindah dari Tuhan dan tidak semua pasangan bisa memilikinya.

Semoga bermanfaat.

By: Lyssa Wijaya

Copyright by Babyologist