Jangan Remehkan Kebiasaan Memanjat si Kecil, Ini Manfaatnya

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apabila Moms kesusahan untuk menjaga si Kecil agar tidak berdiri di atas meja atau memanjat rak buku, Moms tidak sendirian. Hampir semua ibu di dunia ini pasti pernah mengalami anak-anaknya tidak bisa diatur saat mereka berusaha memanjat furnitur rumah tangga. Tapi ternyata, kebiasaan memanjat ini bermanfaat bagi perkembangan tubuh si Kecil.
Setelah si Kecil menguasai merangkak dan berdiri, dia membutuhkan tantangan baru. Ditambah dengan rasa penasarannya terhadap dunia luar, si Kecil berusaha mencapai barang-barang yang sebelumnya di luar jangkauan dengan memanjat. Kegiatan ini juga bermanfaat untuk membakar energinya dengan cara yang menurut mereka menyenangkan.
Sebelum mulai mendaki furnitur rumah tangga, si Kecil belajar merangkak terlebih dahulu. Setelah lincah, dia mulai belajar berdiri. Ketika dia belajar berdiri, dia mulai suka memanjat furnitur rendah. Kelincahannya kemudian meningkat dan dia pun mulai merangkak naik dan turun tangga, dengan mundur di jalan turun. Ketika dia sudah berjalan dengan lancar, dia akan belajar berlari. Lalu, dia akan suka berlari membuka pintu. Dengan bantuan, dia bisa menaiki tangga. Kemudian, dia akan lebih sedikit membutuhkan bantuan naik dan turun tangga. Namun, dia masih akan naik dan turun dengan dipimpin oleh salah satu kakinya. Pada usia 24 bulan, dia sudah jago memanjat benda-benda di sekitarnya.
Memanjat memperkuat beberapa keterampilan, termasuk:
1. Keterampilan sensorik-motor
Si Kecil harus terampil menggunakan tubuhnya untuk memanjat. Memanjat memberikan input vestibular dan proprioseptif yang membantu meningkatkan keseimbangan dan koordinasi. Memanjat melibatkan peregangan, yang meningkatkan fleksibilitas, dan menarik dengan lengan atau mendorong dengan kaki memperkuat otot-otot besar. Dibutuhkan pula koordinasi bilateral yang lancar untuk memanjat. Koordinasi bilateral adalah menggunakan kedua sisi tubuh dengan cara yang berbeda pada saat yang bersamaan.
2. Keterampilan motorik halus
Memanjat membantu menghaluskan gerakan tangan dan kaki, termasuk menggenggam dan mencengkeram. Ini juga merupakan waktu yang tepat untuk latihan koordinasi tangan-mata karena si Kecil harus terus menggunakan apa yang dilihatnya untuk memandu gerakannya.
3. Keterampilan kognitif
Memanjat mendukung konsep kesadaran spasial, melibatkan kemampuan penyelesaian masalah, dan perencanaan motorik yang berkelanjutan. Ini membantu si Kecil belajar menavigasi lingkungannya dengan aman. Setiap pendakian itu hampir tidak pernah sama. Memanjat kursi atau menaiki tangga dapat menghadirkan tantangan yang sedikit berbeda tergantung pada ukuran kursi atau lebar langkah kaki. Si Kecil akan terus berpikir menyelesaikan masalah-masalah seperti di mana dia akan meletakkan tangan untuk menarik diri atau seberapa jauh dia perlu mengangkat kaki untuk mencapai tangga berikutnya.
Menurut penelitian dari University of North Florida, memanjat dan kegiatan serupa meningkatkan memori kerja yang merupakan keterampilan kognitif esensial. Kegiatan memanjat melibatkan ketidakpastian yang pada gilirannya membuat memori kerja terus memperbarui informasi sehingga tubuh dapat beradaptasi dengan tepat.
Meskipun kebiasaan memanjat bermanfaat bagi si Kecil, Moms tetap harus memberikan media khusus baginya untuk berlatih memanjat. Jauhkan dia dari furnitur rumah tangga dan rak buku yang tinggi. Alihkan dia dari memanjat meja dapur ke struktur panjat dalam ruangan kecil yang sesuai dengan perkembangannya. Jika tidak mempunyai struktur panjat di rumah, buat bantal rintangan di kasur dengan ketinggian berbeda. Jika cuaca memungkinkan, bawa dia ke taman bermain balita yang dilengkapi struktur panjat aman.
Itulah manfaat memanjat dilihat dari segi sensorik-motorik, motorik halus, dan kognitif. Tetap awasi si Kecil saat dia melakukan aktivitas tersebut dan pastikan lingkungan tempat dia bermain panjat-memanjat aman.
