Jangan Terus Menoleh Ke Sisi Kanan!

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bayi yang hanya mampu memiringkan kepalanya pada satu sisi bisa saja mengalami tortikolis. Tortikolis adalah sebuah gangguan otot leher yang mengakibatkan kepala terlihat memutar ke samping. Gangguan ini dapat membuat gerakan kepala menjadi terbatas, leher terasa kaku, bengkak, dan sakit.

Ada beberapa hal yang menyebabkan tortikolis. Kerusakan pada otot leher, tulang belakang bagian atas, ataupun sistem saraf adalah beberapa penyebab tortikolis. Selain itu, tortikolis juga bisa terjadi karena kelainan genetik pada orang tua dan diturunkan kepada anak. Pada bayi yang baru lahir, tortikolis juga dapat disebabkan oleh trauma pada saat kelahiran dan posisi janin yang salah dalam kandungan.
Cara mengidentifikasi bayi yang mengalami tortikolis sangat mudah, sehingga Mom dapat dengan cepat mengatasinya. Kepala akan terlihat miring dan terputar pada satu sisi, menyebabkan dagu dan wajahnya mengarah pada sisi yang berlawanan, sehingga wajah terlihat asimetris. Gejala ini akan dapat dilihat ketika bayi memasuki usia 2-4 minggu.

Selain menimbulkan gangguan pada tumbuh kembang anak, tortikolis juga bisa menyebabkan gangguan psikologis dan berisiko menyebabkan flat head syndrome. Akan tetapi Mom tidak perlu khawatir, 90% bayi dengan tortikolis masih dapat disembuhkan. Metode yang paling sederhana ialah dengan terapi posisi dan peregangan. Sedangkan untuk mencegah tortikolis, Mom dapat menggunakan kasur khusus untuk memperbaiki posisi tidurnya.
Namun, Mom juga tetap wajib berkonsultasi ke dokter karena pada beberapa kasus, dokter harus ikut campur tangan. Sebagian kondisi tortikolis membutuhkan pemberian botoks, antibiotik, ataupun pelaksanaan operasi.

Semoga bermanfaat.
By: S. S.
