Waktu yang Tepat Memulai Rutinitas untuk Bayi Baru Lahir

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Para ahli belum mencapai kesepakatan tentang kapan dan bagaimana menetapkan rutinitas bayi yang baru lahir. Bahkan, mereka belum sepenuhnya mencapai kesepakatan apakah Moms memerlukan jadwal yang ditetapkan untuk si Kecil. Meskipun demikian, banyak ahli, termasuk Altmann, mengatakan bahwa bayi siap untuk menjalani rutinitas umum antara dua dan empat bulan.
Kebanyakan kebiasaan tidur dan makan bayi menjadi lebih konsisten dan dapat diprediksi setelah tiga atau empat bulan, kata dokter anak Marc Weissbluth, penulis buku Healthy Sleep Habits, Happy Child. Moms mungkin ingin mengambil kesempatan waktu ini untuk mendorong si Kecil agar mengikuti jadwal yang lebih jelas.
Si Kecil mungkin dapat diprediksi polanya jauh sebelum ini. Jika itu yang terjadi, Moms dapat dengan lembut mendorong rutinitas bayi. Melacak waktu makan, tidur, dan waspada si Kecil dapat memberi Moms pemahaman tentang ritme alaminya dan memungkinkan Moms untuk menentukan pola-pola perkembangannya.
Pada hari-hari setelah melahirkan, banyak orang tua mulai memperhatikan ketika bayi mereka menyusui, ketika dia buang air kecil dan buang air besar, ketika dia tidur dan untuk berapa lama, dan seterusnya.
Moms dapat memanfaatkan buku dan pena, spreadsheet komputer, atau sejumlah aplikasi canggih seperti Trixie Tracker, Baby Bundle, atau Feed Baby untuk mencatat rutinitas harian si Kecil.
Beberapa ahli menyarankan untuk memulai jadwal rutinitas lebih cepat. Perawat persalinan Inggris, Gina Ford, yang juga penulis The New Contented Little Baby Book, menawarkan jadwal yang mengacu pada jam untuk dimulai ketika si Kecil berusia satu minggu. “Baby Whisperer” Tracy Hogg menawarkan rutinitas yang longgar bagi orang tua untuk memulai saat kelahiran.
Tidak peduli pendekatan apa pun yang Moms ambil, penting sekali untuk memastikan bahwa si Kecil sehat terlebih dahulu. Itu berarti mengikuti saran dokter bayi, ditambah apa yang menurut Moms benar, untuk menentukan apa yang dibutuhkan si Kecil kapan pun.
Selama periode bayi baru lahir, sangat penting untuk memastikan si Kecil mendapatkan cukup ASI atau susu formula agar menghindari masalah seperti penambahan berat badan yang buruk dan dehidrasi. Moms tidak boleh menahan makanan atau tidur ketika si Kecil kelihatannya membutuhkannya karena "belum waktunya yang tepat."
"Orang tua harus mengikuti naluri mereka tentang apa yang bayi mereka coba komunikasikan," kata Kathryn Akin, seorang profesor pediatri di University of Texas Health Center di Tyler.
"Meskipun si Kecil mungkin sudah makan satu atau dua jam yang lalu, jika dia menangis seolah-olah lapar, Moms harus mengikuti arahan itu. Jika jadwal Moms menunjukkan bahwa sudah waktunya bagi si Kecil untuk tidur, tetapi dia lebih sulit dari biasanya dan butuh kenyamanan sebelum terlelap, maka dia harus dihibur. Tidak ada jadwal yang harus menggantikan kebutuhan si Kecil.”
Semoga bermanfaat.
By: Babyologist Editor
Copyright by Babyologist
