Konten dari Pengguna

Kapan Sebaiknya Hamil Anak Kedua?

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berpikir untuk menambah momongan bagi setiap pasangan adalah hal yang wajar. Kalau saya dan suami memang sepakat untuk menambah anak kedua dengan jarak 4 tahun dengan clive. Kenapa?1. Capek karena urus sendiri semuanya tanpa nanny. Kalau clive masih terlalu kecil fokus kita akan terbagi menjadi 2 dan khawatir kita juga kewalahan.2. Masalah ekonomi. Di jaman sekarang kalau menurut kami banyak anak banyak pengeluaran, belum biaya pendidikan yang tiap tahun semakin naik. Ya memang banyak yang bilang anak bawa rejeki ga usa khawatir. Tapi tidak ada salahnya juga kalau menurut kami lebih baik mempersiapkan tabungan dulu untuk anak pertama dengan matamg sebelum memutuskan memiliki anak kedua.Selain pertimbangan diatas, saat saya kontrol jahitan pasca persalinan di dokter sebenarnya menurut dokter juga jarak yang dianjurkan untuk proses kehamilan berikutnya dalam dunia medis adalah 18-24 bulan setelah masa persalinan. Akan tetapi, umumnya setahun pasca melahirkan, seorang wanita sudah diperbolehkan untuk menjalani kehamilan berikutnya dengan catatan dikonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter. Pasalnya, kondisi rahim tiap wanita tentu berbeda-beda.Mengapa harus 18-24 bulan? Masa ini dianggap sebagai rentang waktu istirahat Rahim yang paling tepat. Rahim akan kembali menimbun nutrisi serta memperbaiki sel yang rusak pasca proses persalinan. Kebanyakan dokter mengkhawatirkan terjadinya gangguan seperti autisme, anemia, risiko ruptur uteri, dan kelainan plasenta jika kehamilan terjadi sebelum rentang waktu 18-24 bulan setelah persalinan sebelumnya. Maka, sangat disarankan untuk memerhatikan hal tersebut untuk mencapai kehamilan sehat berikutnya.