Konten dari Pengguna

Kebiasaan Minum Minuman Beralkohol Ganggu Kesuburan Pria

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kebiasaan Minum Minuman Beralkohol Ganggu Kesuburan Pria
zoom-in-whitePerbesar

Rekomendasi resmi dari ahli kesehatan menyebutkan bahwa pria harus tidak minum lebih dari 14 unit minuman beralkohol per minggu, selama setidaknya tiga hari. Ini setara dengan sekitar tujuh gelas bir, sembilan gelas anggur, atau 14 gelas minuman keras per minggu.

Minum minuman beralkohol dalam batas tersebut mungkin tidak akan mempengaruhi kualitas sperma. Namun, disarankan untuk tidak minum selama ingin mencoba memiliki keturunan. Pria yang banyak minum secara teratur memiliki jumlah sperma dan kadar testosteron menurun.

Beberapa penelitian telah menunjukkan penurunan serius kadar testosteron selama berhari-hari bahkan setelah satu dosis alkohol. Ini terjadi karena sebagian alkohol meningkatkan kemampuan tubuh untuk menghilangkan testosteron dalam darah, dan sebagian karena alkohol juga meningkatkan kemampuan alami tubuh untuk mengubah testosteron menjadi estrogen. Terlepas dari reputasi masing-masing sebagai hormon “pria” dan “wanita”, testosteron dan estrogen ditemukan pada pria dan wanita, dan kedua hormon tersebut diperlukan untuk fungsi reproduksi yang sehat. Namun, pria sehat harus memiliki lebih banyak testosteron daripada estrogen, dan sebaliknya untuk wanita.

Minum berlebihan juga dapat menyebabkan masalah dalam hubungan rumah tangga, mengurangi libido, dan lebih sulit untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi. Jadi, ada banyak alasan mengapa Dads tidak boleh melampaui batas minum yang disarankan.

Untungnya, efek dari minum banyak dapat dengan cepat diatasi begitu Dads mengurangi asupan alkohol. Mulai sekarang, kurangilah minum minuman beralkohol untuk meningkatkan peluang memiliki keturunan. Jika mengalami infertilitas, spesialis kesuburan pria dapat membantu Dads mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang dampak faktor gaya hidup terhadap kualitas sperma. Jadwalkan konsultasi pada dokter kesuburan terpercaya untuk mengatasi masalah ini.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist

Copyright by Babyologist