Konten dari Pengguna

Kehamilan dengan Single Umbilical Artery

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Moms di sini ada yang tahukah dengan SUA atau Single Umbilical Artery atau Arteri Umbilikal Tunggal? Ini adalah kasus atau masalah yang timbul dalam kehamilan yang sangat jarang, bahkan hanya terjadi pada 1:200 ibu hamil atau ada yang bilang hanya 1,5% kehamilan.

Apa sih SUA itu?

Sebelum membahas lebih dalam kita cari tahu dulu apa itu tali pusat ya Moms. Dalam suatu kehamilan terdapat tali pusat. Tali pusat ini berguna sebagai perantara dalam memberikan nutrisi dan oksigen dari dan menuju plasenta. Nah dalam tali pusat ini normalnya terdiri dari 3 pembuluh darah. Sedangkan dalam kasus SUA ini hanya punya 2 pembuluh darah.

Menurut pendapat para ahli SUA dapat menyebabkan kelainan congenital mayor, bayi lahir prematur, kelainan kromosom hingga kematian pre natal.

Kelainan congenital dijumpai pada 20-50% SUA, dan 20% di antaranya merupakan kelainan multiple. SUA dijumpai pada lebih dari 80% janin dengan trisomi 18, dan pada 10-50% janin dengan trisomi 13. Apabila tidak disertai dengan kelainan congenital mayor atau kelainan kromosom, umumnya SUA tidak menimbulkan masalah pada janin (Isolated SUA = tidak berdampak ke janin).

Saya didiagnosis kehamilan SUA saat hamil 27-28 Minggu saat USG 4D dengan Dokter Obgyn Fatomaternal. Saya saat itu ga ngerti apa-apa, cuma saya liat kok dokter ini USG sampai teliti dan berulang-ulang, seperti memastikan semua baik-baik aja.

Sampai akhirnya dokter bilang kalau SUA yang saya alami itu adalah Isolated SUA. Alhamdulillah bayi saya di perut dalam keadaan baik dan sehat-sehat saja. Cuma setelah itu saya browsing tentang SUA dan kok ya saya malah jadi khawatir dan bertambah khawatir.

Akhirnya saya dan suami cari second opinion doctor, yaitu dokter fatomaternal di Klinik Gulardi Center dengan Dr. dr. Noroyono Wibowo, SpOG (K). Dan benar setelah di USG, dokter bilang ini SUA, tapi semua baik-baik aja, janin tidak ada kelainan.

Cuma plasenta atau ari-arinya sudah grade tua, padahal belum 30 minggu. Saya ditanya-tanyalah dengan dokter, punya kelainan darah atau tidak, seperti thalasemia dll? Saya bilang sepertinya tidak. Saya sampai nanya dengan dokter kandungan saya di RS Hermina Daan Mogot, dengan  dr. N.K. Yeni Dhana Sari, SpOG. Dan beliau menjelaskan bahwa tidak ada thalassemia.

Dokter tidak puas sampai di situ aja, saya dirujuk untuk tes darah lengkap, untuk melihat apakah ada kelainan darah yang dimaksud. Dan selang beberapa hari Alhamdulillah hasil keluar dan tidak ada thalassemia.

Alhamdulillah berkat doa dan dibarengi ikhtiar, Tuhan mendengar doa dan permintaan saya agar anak saya baik dan sempurna. Walaupun masih was-was sampai anak yang saya kandung lahir ke dunia dengan sehat sempurna tanpa kurang satu apapun.

Semoga bermanfaat.

By: Monicha Sari virginia

Copyright by Babyologist