Konten dari Pengguna

Kehamilan Usia 29 Minggu: Janin Sudah Bisa Memukul-mukul Perut Moms

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada saat usia janin 29 minggu, kebutuhan nutrisi janin sudah mencapai titik puncaknya. Oleh karena itu, Moms sangat disarankan untuk banyak mengonsumsi makanan bergizi yang kaya kalsium, zat besi, asam folat dan vitamin. Apa saja perkembangan lainnya yang harus Moms ketahui? Simak penjelasan berikut.

Perubahan pada Janin Usia 29 Minggu

Berat badan dan panjang janin bertambah

Pada minggu ke-29 kehamilan, janin memiliki panjang sekitar 38,6 cm dan berat sekitar 1.150 gram. Jika dianalogikan, bentuk janin akan menyerupai labu butternut.

Janin akan menjadi lebih aktif

Pada minggu ke-29 ini pula, si Kecil akan menjadi lebih kuat dalam mendorong, menendang, ataupun menggerakkan badannya. Jika hendak diibaratkan, sensasinya seperti saat Moms terkena sikut oleh seseorang. Frekuensi ‘pukulan’ janin tersebut juga akan terasa lebih sering daripada minggu-minggu sebelumnya.

Biasanya tendangan janin akan terjadi sebanyak 10 kali dalam 2 jam. Apabila ternyata janin bergerak kurang dari 10 kali dalam waktu tersebut, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Apalagi jika penurunan jumlah gerakannya sangat drastis karena mungkin saja terjadi masalah pada plasenta atau tali pusar.

Mata dan telinga mulai dapat melakukan fungsi masing-masing dengan baik

Pada usia kehamilan 29 minggu, organ mata si Kecil sudah mulai mampu mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk. Selain itu, karena otaknya menjadi lebih kompleks, dia juga akan menunjukkan reaksi terhadap suara yang ada di sekelilingnya. Biasanya, dia akan memutar kepalanya untuk mendengar suara di sekelilingnya. Akan tetapi, jika dia sudah kehabisan ruang untuk memutar kepalanya di dalam kandungan Moms, maka mungkin dia akan menundukkan kepalanya ke arah lutut sehingga posisinya tampak melengkung. Janin sudah dapat terkejut jika mendengar suara keras. Oleh karena itu, Moms harus menghindari tempat-tempat yang terlalu berisik.

Kepala janin membesar

Kepala janin membesar ketika memasuki usia kehamilan minggu ke-29. Membesarnya kepala janin ini membawa pengaruh positif terhadap perkembangan otak. Otak kini mempunyai ruang yang cukup untuk berkembang. Bagian otak janin yang ada hubungannya dengan kepribadian dan kecerdasan akan menjadi lebih kompleks.

Pengaruh Kehamilan Usia 29 Minggu pada Ibu

Masalah saluran pencernaan umum terjadi

Masalah pada saluran pencernaan biasa terjadi pada ibu hamil dengan usia kandungan 29 minggu. Gejala-gejala masalah pencernaan seperti rasa mulas dan sembelit bisa jadi lebih meningkat dibandingkan sebelumnya. Hal ini dikarenakan jaringan otot polos yang ada di tubuh ibu hamil melemas termasuk saluran pencernaan.

Pernapasan menjadi lebih berat

Pernapasan pada ibu hamil dengan usia kandungan 29 minggu lebih berat daripada normal, bahkan pendek-pendek. Kondisi demikian normal adanya dan nantinya akan membaik setelah janin berada di posisi yang siap untuk dilahirkan.

Munculnya wasir

Kondisi rahim yang membesar juga cukup berpotensi menimbulkan wasir. Nantinya, kondisi ini akan mereda saat minggu-minggu awal pasca melahirkan.

Demikian beberapa hal yang terjadi dalam tubuh Moms ketika usia kandungan 29 minggu. Tetaplah melakukan konsultasi rutin ke dokter agar kandungan sehat selalu.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist

Copyright by Babyologist