Kelas Musik Efektif Stimulasi Perkembangan Si Kecil

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kelas Musik Efektif Stimulasi Perkembangan Si Kecil
Saat usia si Kecil masih sangat muda, Moms adalah teman bermain pertamanya dan dapat memberikan banyak rangsangan. Aktivitas yang Moms lakukan bersama si Kecil sangat efektif untuk merangsang pertumbuhannya. Aktivitas-aktivitas itu misalnya berpelukan, berbicara, bernyanyi, menjelajahi benda dan mainan yang menarik, serta membuat ekspresi wajah lucu.
Ketika si Kecil bertambah besar, Moms dapat mempertimbangkan untuk membawanya ke kegiatan kelompok seperti kelas musik. Meskipun dia nantinya tidak benar-benar mulai bermain dengan anak-anak lainnya hingga menjelang pertengahan tahun kedua mereka, menghadiri kegiatan kelompok dapat memiliki manfaat lain.
Sebuah penelitian mengamati anak-anak usia enam bulan yang menghadiri kelas musik minggu yang melibatkan lagu aksi dan instrumen bermain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak ini memiliki kepekaan terhadap musik yang lebih baik dan keterampilan komunikasi awal yang lebih maju jika dibandingkan dengan bayi yang menghadiri kelas aktivitas mendengarkan musik sambil bermain dengan mainan. Meski demikian, tidak jelas apakah bayi-bayi itu akan mengembangkan keterampilan yang sama hanya dengan mendengarkan musik bersama orang tua mereka di rumah.
Sebuah studi ilmu sosial baru-baru ini menyoroti manfaat potensial bagi orang tua anak dengan mengenal orang tua lainnya. Dengan membawa anak mereka ke kelas aktivitas, mereka bisa bersosialisasi dengan orang tua lainnya. Mereka melaporkan bahwa mereka mendapatkan dukungan sosial lebih banyak. Ini mengurangi tingkat depresi dan stres ibu serta meningkatkan ikatan ibu-bayi.
Namun, penting untuk diingat bahwa kelompok seperti ini tidak cocok untuk semua orang tua. Studi lain menunjukkan bahwa banyak orang tua merasa dihakimi oleh orang tua lain dalam kelompok yang mereka hadiri, sementara yang lain merasa dikucilkan secara sosial. Studi-studi ini memfokuskan diri kepada bayi dan ibunya. Maka, tidak diketahui secara pasti apa yang dirasakan oleh para ayah.
Kesimpulannya, kelas yang paling bermanfaat untuk menstimulasi perkembangan bayi adalah kelas musik. Penelitian telah menunjukkan bahwa bayi-bayi di kelas musik partisipatif tidak hanya lebih sadar musik tetapi juga memiliki gerak tubuh dan keterampilan sosial yang lebih baik.
