Konten dari Pengguna

Kelebihan dan Kekurangan KB IUD/Spiral

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kelebihan dan Kekurangan KB IUD/Spiral
zoom-in-whitePerbesar

Alat kontrasepsi KB IUD/Spiral ini memiliki dua jenis, yaitu: 

1. IUD berlapis tembaga

KB Spiral ini mengandung tembaga dan tidak memiliki kandungan hormon. KB Spiral jenis ini efektif untuk mencegah kehamilan hingga 10 tahun sejak pemasangan. KB Spiral jenis ini bekerja dengan cara melepaskan unsur tembaga secara perlahan-lahan guna menghalangi sperma untuk membuahi sel telur sehingga membuat telur lebih sulit untuk dibuahi di dalam rahim untuk mencegah kehamilan.

2. IUD hormonal

Merupakan alat kontrasepsi KB Spiral yang dilapisi dengan hormon progestin yang berfungsi untuk membuat cairan serviks lebih kental dan menipiskan lapisan rahim, sehingga membuat sperma tidak bisa masuk ke rahim. Keefektivitasan KB spiral hormon ini sekitar 3-5 tahun.

KB IUD / Spiral ini dapat digunakan oleh wanita yang sudah pernah hamil dan cocok digunakan oleh ibu yang sedang dalam masa menyusui setelah 2 bulan melahirkan saat ukuran rahim kembali seperti semula. Bagi wanita yang belum hamil disarankan untuk lebih mempertimbangkan penggunaan alat kontrasepsi ini sebab biasanya akan lebih merasakan sakit dan kram setelah pemasangan alatnya. Selain itu, kemungkinan alatnya lebih rentan bisa lepas yang terjadi pada wanita yang belum pernah hamil.

Kedua jenis KB spiral yang disebutkan diatas sangat efektif dalam mencegah kehamilan. Selain itu, ada kelebihan dan kekurangan KB IUD/Spiral. Untuk kelebihannya, yaitu:

Penggunaan alat KB-nya bisa dipasang kapan saja selain bagi wanita yang sedang hamil dan tidak memiliki gangguan pelvis.

Penggunaannya pun juga bisa dilepas kapan saja dan kesuburan dapat kembali dengan normal dan cepat.

Penggunaan alat kontrasepsi ini dapat mengurangi resiko terkena penyakit kanker serviks dan kanker endometrium.

Tidak menyebabkan kegemukan.

Untuk penggunaan jenis KB IUD/Spiral hormon dapat mengurangi rasa nyeri, kram, maupun pendarahan selama menstruasi dan menurunkan risiko kehamilan ektopik.

Sedangkan, untuk kekurangan KB IUD/Spiral ini, yaitu:

Penggunaan KB IUD/Spiral jenis tembaga dapat menyebabkan rentan mengalami kram maupun perdarahan menstruasi.

Pada proses pemasangan untuk penggunaan alat kontrasepsi ini membutuhkan biaya yang cukup mahal.

Penggunaan jenis KB IUD/Spiral hormon akan menimbulkan efek samping berupa PMS seperti berjerawat, sakit kepala, pegal-linu, dan nyeri pada bagian payudara.

Tidak semua wanita dapat menggunakan alat kontrasepsi jenis KB IUD/Spiral ini. Misalnya bagi penderita radang pinggul, kelainan pada rahim, memiliki penyakit kanker, dan juga yang memiliki penyakit menular seksual.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.