Konten dari Pengguna

Kelebihan dan Kekurangan Pil KB

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kelebihan dan Kekurangan Pil KB
zoom-in-whitePerbesar

Mencegah indung telur melepas sel telur supaya tidak terjadi proses pembuahan.

Mengubah ketebalan lendir pada leher rahim guna menyulitkan sperma bergerak masuk ke dalam rahim untuk mencari telur.

Mengubah lapisan dinding rahim sehingga tidak mungkin untuk sel telur yang dibuahi tertanam di dalam rahim.

Dengan ketiga cara untuk mencegah kehamilan tersebut terkandung pula kelebihan dan kekurangan pil KB sebagai salah satu jenis alat kontrasepsi.

Pil KB memiliki keefektivitasan dalam mencegah kehamilan hingga 99% apabila digunakan dengan benar yang mana dikonsumsi secara konsisten dan mengikuti arahan dokter, setiap hari di waktu yang sama. Kecuali, jika lupa mengonsumsi pil KB dan tidak meminumnya secara berkala, maka tentu saja potensi kehamilan dapat terjadi. Hal tersebut dapat menjadi kelebihan dan kekurangan pil KB. Maka, pil KB perlu digunakan secara tepat sesuai anjuran dari dokter. Pil KB aman digunakan oleh sebagian besar wanita. Namun, pada wanita dengan kondisi-kondisi sebagai berikut sebaiknya disarankan untuk tidak menggunakan pil KB. Yaitu:

Wanita yang memiliki berat badan berlebih

Wanita yang berusia 35 tahun ke atas yang merokok

Wanita yang mengidap penyakit-penyakit sebagai berikut; pembekuan darah, sakit jantung, sakit liver, kanker payudara, kanker rahim, hipertensi, dan migrain dengan aura.

Untuk kelebihan dari pil KB yaitu mudah didapatkan, mudah digunakan, dan dapat dengan mudah mengembalikan kesuburan jika berhenti dikonsumsi. Selain itu, diketahui bahwa pil KB dapat memberikan manfaat kesehatan tambahan selain untuk mencegah kehamilan. Manfaatnya di antaranya adalah: dapat melancarkan siklus menstruasi, dapat meringankan kram dan nyeri menstruasi, menghindarkan dari menderita anemia defisiensi zat besi, mengendalikan pertumbuhan endometriosis dan nyeri, menanggulangi risiko payudara fibrosistik, meredakan hirsutisme, mencegah kehamilan ektopik (kehamilan dengan kondisi mengancam nyawa), tidak mempengaruhi kesuburan, mencegah osteoporosis, mengurangi risiko kanker indung telur, rahim dan usus besar, dan tidak akan mengganggu aktivitas hubungan seksual.

Kadang pil KB bisa menyebabkan efek samping, seperti; sakit kepala, mual, perubahan suasana hati, nyeri payudara, meningkatkan tekanan darah, menaikan berat badan, yang biasanya terjadi pada tiga bulan pertama penggunaan.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.