Konten dari Pengguna

Kelebihan dan Kekurangan Sterilizer Konvensional vs UV Sterilizer

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mendengar kata sterilizer rasanya sudah tak asing lagi di telinga para Moms sekalian. Bagi saya sendiri, sterilizer sangatlah penting untuk menjaga kehigienisan barang-barang yang biasanya berhubungan dengan bayi seperti botol susu, dll. Mengingat anak saya sekarang sedang dalam fase merangkak dan senang memasukkan benda apapun ke dalam mulutnya/menjilat benda-benda di sekitarnya, sterilizer menjadi suatu kebutuhan yang sangat penting dan wajib bagi saya.

Menurut saya pribadi, perbedaan sterilizer konvensional dan UV sterilizer, terletak pada cara penggunaannya. Masing-masing sterilizer memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Di sini saya akan menjelaskan sedikit kelebihan dan kekurangan sterilizer konvensional dan UV sterilizer dan cara penggunaannya versi saya.

Kelebihan dan kekurangan sterilizer konvensional dan UV sterilizer

Kelebihan sterilizer konvensional

  • Lebih hemat biaya
  • Bisa dipakai kapanpun
  • Mudah ditemukan dimanapun

Kekurangan sterilizer konvensional

  • Kurang efisien karena membutuhkan banyak waktu
  • Agak ribet karena setelah disterilkan kita harus menunggu dingin dan mengeringkan terlebih dahulu peralatannya sebelum hendak dipakai
  • Penggunaan sterilizer konvensional membuat beberapa peralatan bayi yang berbahan plastik menjadi meleleh karena tidak tahan panas.

Cara penggunaan

Siapkan panci, lalu isi air dan masukan peralatan bayi yang akan disterilkan ke dalam panci hingga terendam semua. Lalu rebus sampai air mendidih dan biarkan selama kurang lebih 15 menit. Setelah itu matikan kompor dan keluarkan barang-barang yang sudah steril dari panci menggunakan penjepit steril.

Kelebihan UV sterilizer

  • Hemat waktu
  • Lebih praktis
  • Mudah digunakan
  • Tidak membuat peralatan bayi yang berbahan plastik menjadi meleleh karena proses sterilisasi menggunakan sinar UV yang canggih
  • Tidak perlu menunggu dingin dan mengeringkan peralatan bayi yang sudah steril

Kekurangan UV sterilizer

  • Boros listrik
  • Saat mati lampu tidak bisa digunakan
  • Agak ribet jika kita bepergian, karena UV sterilizer ini cukup makan tempat jika dibawa

Cara penggunaan

Kita hanya perlu menekan tombol automatic/sterilization, lalu tunggu hingga UV sterilizer mati dengan sendirinya dan semua peralatan steril dan siap pakai.

Jadi lebih bagus mana? Sterilizer konvensional atau UV sterilizer? Semua balik lagi pada kebutuhan masing-masing ya Moms, kalau menurut saya dua-duanya bagus dan sangat berguna.

Semoga bermanfaat.

By: Nurul Rismayanti via Babyologist