Kenali Ciri Tumbuh Gigi pada Bayi
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Baru-baru ini anak saya – Gabriel, mengalami tumbuh gigi dalam masa pertumbuhannya. Sebagai new Mom, kadang saya takut sendiri karena gigi Gabriel belum tumbuh di usianya yang ke-8 bulan. Beberapa hal saya koreksi saat mengasuh Gabriel, mulai dari makanan dan nutrisi penunjang, juga stimulasi supaya giginya tumbuh.
Kegalauan saya hilang atas perubahan sikap anak saya 2 minggu belakangan ini. Setelah mama saya berkunjung ke rumah kami, beliaulah yang memberitahu bahwa anak saya sudah tumbuh giginya.
Padahal hampir tiap sehabis makan saya sikat lidah anak saya, karena saya melakukannya tanpa memperhatikan dengan seksama, gigi bagian bawah pun tumbuh. Senang rasanya akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga.
Sampai akhirnya saya merenungi sikap anak saya selama 2 minggu belakangan ini sebagai tanda tumbuh gigi, berikut ciri-cirinya:
- Mengigau pada malam hari. Sikap ini menemani 2 minggu tiap kami tidur bersama, karena Gabriel tidur di tengah-tengah kami, mengigau kadang disertai dengan tangisan dan terjadi di jam yang tidak menentu.
- Ngences. Jumlah air liur yang banyak dipacu oleh pertumbuhan gigi dan seiring berjalannya waktu, bayi akan mengatur keluarnya air liur tersebut. Sediakan bibs atau tisu agar tidak menimbulkan ruam pada pipinya.
- Menggaruk daerah pipi dan telinga. Karena gusi gatal dan bayi tidak dapat menjangkau gusinya, maka bayi menggantinya dengan menggaruk pipi atau daun telinganya untuk meredam sedikit rasa gatalnya. Karena bayi dapat menggaruk kapan saja, untuk tetap melindungi si bayi jangan lupa lakukan pembersihan pada kukunya agar dipotong rapi dan pendek.
- Memasukkan jarinya ke dalam mulut adalah cara nyaman bayi untuk meredam rasa gatalnya. Tapi Moms harus perhatikan kebersihan tangannya, apalagi setelah bayi memegang mainan.
- Suka menggigit. Tekanan rasa saat gusi mau tumbuh membuat bayi tidak nyaman. Bayi akan suka menggigit benda di sekitarnya. Siapkan benda-benda lunak yang layak untuk digigit dan berbahan aman seperti teether agar mengurangi rasa sakit dan gatal saat gigi mau tumbuh.
- Menangis. Proses pertumbuhan gigi ini akan terasa menyakitkan bagi bayi. Jaringan-jaringan gusi yang masih sangat rawan bisa mengalami peradangan terutama pada bagian pertumbuhan gigi pertama bayi.
- Gusi bengkak adalah wajar dalam proses pertumbuhan gigi. Moms bisa membantu dengan memberi pijatan kecil di area gusinya agar gusi tidak terlalu sakit.
Namun dari beberapa ciri pertumbuhan gigi di atas, juga ada yang harus diwaspadai saat pertumbuhan gigi, yaitu:
- DemamJika peradangan pada gusi cukup serius maka bayi akan mengalami demam, ada baiknya sediakan Tempra untuk mengurangi demam.
- Susah MakanSikap ini biasa terjadi pada bayi karena mulutnya sedang tidak nyaman. Jika hal ini terjadi secara berlebihan, ada baiknya Moms langsung bawa ke dokter untuk tindakan lanjutan.
- Batuk dan Muntah Di usia bayi belum bisa mengendalikan otot dan saraf dalam mulutnya. Akibat ngences berlebihan dan tersedak, biasanya bayi akan mengalami batuk bahkan muntah. Jika batuk disertai flu, pilek dan diare secara berlebihan, sebaiknya Moms bawa ke dokter untuk menghindari anak sulit bernapas dan dehidrasi.
Poin-poin di atas adalah tanda wajar yang dialami bayi saat pertumbuhannya. Selain pemberian teether, Moms juga bisa memberikan camilan ringan atau bubur padat. Ini juga merupakan bagian cara menstimulasi gigi agar cepat tumbuh.
Semoga bermanfaat.
By: Leny Larose
Copyright by Babyologist

