Kenali Gejala Kanker Tenggorokan dan Cara Pengobatannya

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian Kanker Tenggorokan
Kanker tenggorokan didefinisikan sebagai tumor ganas di faring, laring, atau amandel. Seseorang yang terkena kanker tenggorokan cenderung akan mengembangkannya secara cepat. Pada stadium 4, tumor menyebar ke jaringan atau organ di luar tenggorokan dan/atau nodus limfa.
Penyebab Kanker Tenggorokan
Mutasi genetik di sel-sel tenggorokan yang tak terkendali adalah awal mula perkembangan kanker tenggorokan. Penyebab mutasi ini belum diketahui. Namun, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risikonya, di antaranya :
Kesehatan gigi buruk
Kurang mengonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan
Menderita Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)
Menggunakan produk tembakau (mengunyah tembakau atau merokok)
Minum-minuman beralkohol secara berlebihan
Terjangkit virus Epstein-Barr (EBV)
Terinfeksi Human Papillomavirus (HPV)
Memiliki sindrom anemia Fanconi yang diwariskan
Gejala Kanker Tenggorokan
Beberapa tanda seseorang mengalami kanker tenggorokan adalah sebagai berikut :
Batuk kronis
Suara serak atau tidak jelas
Sakit tenggorokan
Telinga sakit atau berdengung
Sulit menelan
Berat badan turun tanpa sebab jelas
Ada pembengkakan di bagian leher, tenggorokan, rahang, dan mata
Ditemukan benjolan di leher yang tidak segera sembuh
Napas bising seperti ngorok
Sulit bernapas
Perdarahan di hidung dan mulut
Apabila gejala-gejala yang muncul ini bertahan lebih dari seminggu, segera periksakan diri ke dokter.
Jenis Kanker Tenggorokan
Ada beberapa istilah khusus untuk menyebut kanker tenggorokan. Sebenarnya, sel kanker yang tumbuh mengganas adalah sel yang sama. Penamaan istilah jenis kanker tenggorokan berikut bertujuan untuk membedakan bagian tenggorokan tempat beradanya kanker, seperti kanker glotis, kanker subglotis, kanker supraglottic, kanker nasofaring, kanker laringofaring, dan kanker orofaringeal.
Pengobatan Kanker Tenggorokan
Untuk mendiagnosis kanker tenggorokan, dokter bisa melakukan tindakan laringoskopi langsung atau tidak langsung. Kelainan pada tenggorokan dapat dilihat dengan jelas melalui pemeriksaan ini. Jika terdapat kelainan, dokter akan mengambil sampel jaringan dari tenggorokan untuk diuji laboratorium.
Setelah tim medis melakukan diagnosis dan memastikan bahwa pasien terkena kanker tenggorokan, mereka akan menentukan metode penanganan terbaik. Metode yang dipilih didasarkan pada kondisi kesehatan penderita, lokasi tumbuhnya kanker, dan stadium kanker. Kanker tenggorokan dapat ditangani dengan radioterapi, kemoterapi, pembedahan, obat-obatan, dan perubahan gaya hidup.
