Konten dari Pengguna

Kenali Jenis Gaya Merangkak Bayi

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenali Jenis Gaya Merangkak Bayi
zoom-in-whitePerbesar

Memasuki usia 7 bulan, umumnya bayi sudah mulai merangkak. Tapi setiap bayi memiliki tahap perkembangan dan karakteristik yang berbeda-beda ya, Moms.

Oleh karena itu, Moms tak perlu merasa takut bila gaya merangkak si Kecil berbeda dengan anak lain yang seusia dengannya. Saya ingin membagikan beberapa gaya merangkak bayi yang mungkin tidak biasa, namun masih dalam kategori normal.

Berikut ini adalah 5 gaya merangkak menurut American Academy of Pediatrics (AAP):

Commando Crawling

Perut bayi menyentuh tanah, lalu ia menggerakkan lengan dan kaki yang berlawanan secara bergantian. Karena bentuk ini menyerupai gaya yang diajarkan kepada tentara, maka merangkak dengan gaya ini disebut juga komando, perayapan tentara, dan penjelajahan militer.

Cross Crawling

Ini adalah gaya merangkak biasa, yaitu bayi meletakkan beban tubuhnya pada tangan dan lutut. Bayi secara bersamaan menggerakkan lengan dan lutut yang berlawanan untuk bergerak maju. Metode ini disebut juga merangkak klasik.

Bear Crawling

Gaya merangkak ini sama seperti merangkak silang. Satu-satunya perbedaan adalah bayi membentangkan kedua kakinya secara lurus. Seperti beruang, bayi merangkak maju dengan kaki diangkat. Gaya seperti ini masih termasuk normal kok, Moms.

Crab Crawling

Gaya ini mirip dengan perayapan silang. Perbedaannya adalah sebelum meluncurkan tubuh ke depan dengan kedua tangannya, bayi menggerakkan tubuh ke belakang atau ke samping saat berada dalam posisi merangkak. Disebut crab crawling karena bayi bergerak seperti kepiting.

Rolling Crawling

Gerakan yang satu ini masih termasuk normal, walaupun bayi hanya berguling untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

Semoga bermanfaat.

By: Cynthia Samantha Susanto.