Konten dari Pengguna

Kenali Karakteristik Baby Cream dan Baby Lotion Sebelum Digunakan

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenali Karakteristik Baby Cream dan Baby Lotion Sebelum Digunakan

Sering kali kita merasa sudah memilih produk dan memberikan perawatan terbaik untuk si Kecil, tapi ada saja masa-masa "kecolongan" dengan datangnya ruam atau eksim. Gemes ya. Nara sering kali terkena eksim di area wajah, seputar pipi dan dahi. Awalnya saya coba memakai baby lotion. Sembuh, tapi sangat lama. Selang beberapa waktu eksimnya muncul lagi, tapi kali ini lebih lebar, lebih merah dan terlihat lebih gatal. Saya coba pakai baby lotion lagi, tapi nihil. Eksimnya tidak sembuh, malah semakin melebar. Akhirnya saya pun mencari informasi tentang cara menyembuhkan eksim dan tadaaaa... ternyata seharusnya eksim diobati dengan baby cream bukan lotion. Saya pun mencoba mengoleskan baby cream 2 kali sehari dan benar saja tidak butuh waktu lama eksimnya pun hilang. Adakah Moms yang punya pengalaman serupa? Jadi faktanya, baby lotion dan baby cream sepintas terlihat sama, tapi ternyata tekstur, komposisi dan fungsinya berbeda.

Beda Tekstur Untuk Moms yang belum tahu, coba deh oles baby lotion di jari tangan kanan dan baby cream di jari tangan kiri. Lalu rasakan tekstur keduanya: baby lotion terasa lebih cair, sedangkan baby cream terasa lebih kental dan pekat. 

Beda Komposisi Dari perbedaan teksturnya, kita pun bisa langsung tahu: baby lotion mengandung lebih banyak air daripada oil, sedangkan baby cream mengandung lebih banyak oil daripada air. Itulah sebabnya jika dioleskan pada kulit, baby lotion lebih cepat meresap dan lebih mudah tersapu air. 

Beda Fungsi Secara umum keduanya memilik fungsi yang sama, yaitu untuk menjaga kelembutan dan kelembapan kulit si Kecil. Tapi baby cream lebih berperan ekstra: mampu mencegah, mengatasi dan memperbaiki kulit yang terkena iritasi akibat alergi atau gesekan karena memiliki kandungan anti inflamasi.

Setelah mengetahui perbedaan baby lotion dan baby cream, saya pribadi jadi lebih selektif dalam pemakaian keduanya. Ada saatnya Nara hanya butuh baby lotion, tapi ada saat tertentu dia membutuhkan baby cream. Untuk mengatasi kekeringan kulit, biasanya saya cukup oleskan baby lotion. Tapi ketika eksim muncul, saya pasti oleskan baby cream. Cermati aturan pakainya ya Moms, jangan lupa konsultasi pada ahlinya bila perlu. Semoga bermanfaat!