Kenalilah Tanda-Tanda Bilirubin Bayi Baru Lahir

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Akan tetapi jika ada tanda-tanda sebagai berikut sebaiknya Mom tetap mewaspadai kondisi sang bayi, jika bayi yang baru lahir sudah memiliki beberapa tanda sebagai berikut, sebaiknya Anda memeriksa sang bayi tersebut, misalkan ia mengeluarkan air kencing yang berwarna kuning pekat sedangkan pada dasarnya kencing bayi tidak berwarna, tanda selanjutnya adalah telapak tangan bayi berwarna kuning, hal ini juga disertai dengan telapak kaki pada bayi. Sedangkan, pada umumnya telapak tangan maupun telapak kaki berwarna putih kemerahan.
Sebenarnya penyakit kuning akan sangat rentan terjadi pada bayi, kenapa demikian? Pada dasarnya bayi memiliki sel darah merah tinggi yang akan memancing bilirubin terlalu banyak akibat banyaknya sel darah yang sudah mati, maka dari itu kita sebagai orang tua harus tetap siaga dalam mengawasi kesehatan Si Kecil.
Bayi memang sudah mempunyai bilirubin pada saat ia dalam kandungan, akan tetapi tubuh sang ibu yang mengandung akan mengeluarkan bilirubin tersebut melalui proses yang disebut plasenta, setelah ia terlahir maka secara otomatis ia tidak akan bisa memproduksi bilirubin secara sendirinya dikarenakan hati pada seorang bayi belum sepenuhnya berkembang atau belum pada tahap yang sempurna, sehingga sudah jelas akan menghambat pembuangan bilirubin yang ada dalam tubuh bayi tersebut.
Hal tersebut dalam bahasa kedokteran disebut sebagai penyakit kuning fisiologis, yang mana bayi akan mendapatkan gejala-gejala setelah ia berusia 24 jam tentunya dengan gejala menguning pada tubuhnya, jika hal tersebut berlanjut selama 4 atau 5 hari maka akan kembali dengan sendirinya setelah seminggu lamanya.
Sebenarnya bilirubin bayi baru lahir tidak terjadi hanya karena sistem hati yang masih belum sempurna, ada banyak hal yang mengakibatkan hal tersebut terjadi, diantaranya adalah:
Infeksi virus atau bakteri
Infeksi darah bayi
Pendarahan internal pada bayi
Kerusakan hati pada bayi
Kekurangan enzim bayi
Mudahnya rusak sel darah merah
Tidak cocoknya status rhesus golongan darah antara ibu dan bayinya
Adanya masalah pada sistem pencernaan bayi
Hal-hal tersebut akan mudah terjadi pada bayi yang terlahir prematur
Berikut ini adalah gejala yang akan ditimbulkan jika bilirubin pada bayi berjumlah tinggi, diantaranya adalah? Â
Kadar bilirubin yang tinggi sehingga akan menembus ke dalam otaknya yang akan menjadi racun pada sel otak sang bayi, hal tersebut dinamai sebagai bilirubin ensefalopati akut.
Gejala yang mungkin ditimbulkan karena hal di atas adalah: demam, muntah-muntah, lesu pada bayi, susah dibangunkan, leher beserta tubuhnya melengkung kebelakang, kulit yang menguning, rewel, dan kemampuan menghisap bayi yang buruk, sehingga susah untuk memberikan ASI.
Jika hal-hal tersebut terjadi pada anak Anda, segeralah lakukan pemeriksaan atau bawa sang bayi kepada dokter untuk diperiksa. Bilirubin bayi baru lahir itulah yang harus diperhatikan agar kesehatan Si Kecil akan terkontrol.
Â
Semoga bermanfaat.
By: Babyologist Editor.
