Konten dari Pengguna

Ketahuilah Penyakit Campak pada Anak

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Anak Anda demam tinggi? Mata merah dan berair, sensitif terhadap cahaya, bisa jadi ia terkena penyakit campak. Biasanya campak muncul setelah demam berangsur turun dengan ditandainya bercak merah pada belakang leher bagian belakang, dan lama-lama menyebar ke bagian punggung, lalu wajah, hingga kaki, bahkan seluruh tubuh.

Sebenarnya tidak terlalu banyak obat-obatan untuk menangani penyakit ini jika masih dibatas wajar tidak ada keluhan lain, dalam arti si anak tetap ceria dan suhu tubuh juga normal setelah keluar bercak merah. Karena nanti lama kelamaan akan hilang dengan sendirinya bercak merah tersebut, sekitar 3-4 hari. Yang terpenting adalah tetap jaga kebersihan tubuh, jangan takut mandi ya Moms, karena jika tidak mandi bisa menyebabkan gatal dan malah membuat anak menggaruknya. 

Dan siapa bilang campak hanya bisa terkena 1 kali pada anak? Bisa terkena lagi ya Moms, kapan aja, karena anakku pun 2 kali terkena campak. Bukan berarti kalau sudah vaksin campak terus bebas dari penyakit ini. Jadi jangan panik ya Moms, beri asupan dan perawatan di rumah yang baik itu saja cukup, banyak minum air putih, kurangi pencahayaan, atau sementara bermain di dalam rumah saja jangan bermain di outdoor, karena campak ini juga menular, beri multivitamin penambah daya tahan tubuh jika perlu untuk mempercepat proses penyembuhan, dan obat penurun panas di awal-awal munculnya demam, semoga membantu tips mengenai campak pada anak kali ini. 

Semoga Bermanfaat.

by Putri mayangsari via Babyologist