Ketika Haid, Apa yang Terjadi pada Ibu Menyusui?

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ketika Haid, Apa yang Terjadi pada Ibu Menyusui?
Saya kembali mendapat haid setelah 9 bulan melahirkan. Pada saat itu, saya masih memberikan ASI kepada anak saya. Kali ini saya akan berbagi pengalaman perihal pemberian ASI ketika haid.
Perubahan yang paling signifikan ialah menurunnya kuantitas ASI. Karena saya merupakan ibu eksklusif pumping, maka saya lebih bisa mengukur berapa banyak ASI yang saya hasilkan per hari. Pada sebelum saya haid, produksi ASI menurun dan semakin menurun ketika haid.
Perubahan selanjutnya ialah soal rasa ASI. Bagaimana saya bisa tahu? Cha kuat menyusu tiba-tiba ia tidak mau menyusu tepatnya berkurang juga. Saya pun penasaran. Saya kemudian mencicipi ASI saya dan memang tidak terlalu manis seperti biasanya.
Perubahan lainnya ialah perihal kekentalan ASI. Ketika haid, ASI menjadi lebih encer dibanding saat normal.
Ketika haid, saya menyarankan para Moms untuk coba meminum ASI booster. Hal ini guna menjaga kuantitas dan kualitas ASI dan agar kebutuhan ASI si Kecil tetap dapat terpenuhi.
