Ketika si Kecil Ingin Membantu Mama

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ketika si Kecil Ingin Membantu Mama
Ketika sedang mengerjakan pekerjaan rumah tangga, kadang si kecil suka pengen ikutan nimbrung ya Moms. Lucu dan gemas kalau melihatnya sok tau membersihkan rumah itu seperti apa. Kadang emosi juga sekelibatan muncul saat melihat si kecil malah membuat rumah berantakan, bukannya membersihkannya. Tapi percayalah, momen-momen seperti ini yang nanti kita pasti akan rindu dan menunggu-nunggu kapan akan membersihkan rumah bersama lagi.
Kita suka insecure lebih dulu ketika si kecil berkata, "Ma, adek bantuin nyapu ya." atau "Ma, nanti yang cuci piring adek aja ya." Secara reflek kita akan membayangkan nanti bukannya bantu beresin malah makin tambah berantakan. Oke, tarik nafas, hembuskan, senyum, dan jawab permintaannya dengan tenang, "Oke, nanti adek bantuin mama, ya". Tapi, pada kenyataanya susah sekali ya Moms. Hihihi.
Baiklaaah, tenang Mommies. Daripada stres memikirkan rumah yang makin berantakan nanti, mendingan kita pikirkan bagaimana caranya bersih-bersih rumah dengan si kecil jadi menyenangkan, setidaknya menyenangkan buat anak kita. Apalah artinya lelah jika bisa melihat si kecil bahagia bisa membantu ibunya. Ada beberapa poin penting yang bisa diterapkan agar suasana kondusif sekaligus bisa mengajarkan si kecil bertanggung jawab atas pekerjaannya.
Tips mengajarkan pada anak agar bisa tanggung jawab terhadap pekerjaannya
1. Beri Contoh Membereskan Barang
Sebelum memulai bekerja, sebaiknya mommies memberikan contoh dahulu bagaimana caranya membereskan mainannya yang berserakan. Tunjukkan kemana dia harus memasukkan mainan-mainannya tersebut.
2. Selalu Ucapkan Tolong
Ketika si kecil sudah selesai mengerjakan satu pekerjaan rumah dan kita ingin dia melakukan pekerjaan yang lainnya, jangan lupa untuk selalu ucapkan tolong, Moms. Hal ini secara tidak langsung akan membuat si kecil merasa dihargai, akan membuatnya paham bahwa ibunya butuh bantuan, bukannya hanya menyuruh saja. Tapi lihat dulu apakah dia sudah lelah atau belum. Sesuaikan dengan kondisi si kecil.
3. Berikan Pilihan
Ada baiknya kita memberikan pilihan apa pekerjaan yang perlu dia lakukan. Misal, pilih menyapu atau mencuci piring. Hal ini, selain untuk menjaga agar suasana tetap 'kondusif', juga mengajarkan si kecil untuk bisa memilih pekerjaan sesuai kemampuannya dan bisa bertanggung jawab hingga pekerjaannya selesai. Jika kita yang menentukan apa yang harus dilakukannya, bisa jadi pekerjaan itu terlalu berat untuknya, atau dia tidak suka melakukannya dan akhirnya malah terbengkalai.
4. Tawarkan Bantuan
Kita harus tau kapan si kecil sudah kelelahan, atau kapan si kecil kesulitan mengerjakan tugasnya. Tawarkan bantuan untuk membantunya menyelesaikan tugasnya. Jika si kecil masih menolak maka hargailah keputusannya, jangan memaksa untuk membantu. Hal ini untuk menjaga supaya dia tidak merasa diremehkan sekaligus mengajarinya agar dia bisa menyelesaikan pekerjaannya sendiri selagi masih bisa.
5. Apresiasi Hasil Kerja Si Kecil
Berikan apresiasi atas apapun yang dikerjakan si kecil. Selalu ucapkan terima kasih setiap dia berhasil menyelesaikan satu pekerjaan. Puji dia bahwa apa yang dilakukannya sungguh hebat. Bila perlu berikan hadiah seperti membuatkan makanan kesukaannya agar dia tetap semangat dan tidak kapok membantu kita lagi.
6. Sabar
Bekerja bersama si kecil memang susah-susah gampang, Moms. Pasti akan banyak pertanyaan-pertanyaan yang muncul, yang kadang membuat kita capek menjawabnya. Akan melihat dia kelelahan dan akhirnya malah rewel tidak jelas sendiri. Dan akan melihat sudut rumah yang sedikit berantakan karena si kecil belum bisa membereskan rumah dengan rapi. Tidak perlu ada emosi, Moms. Maklumilah, karena si kecil memang belum bisa bekerja seperti kita, dia mau membantu saja sudah bagus sekali. Jelaskan saja pelan-pelan bahwa ketika bekerja lebih baik tidak banyak bicara supaya cepat selesai, atau berilah kesempatan agar dia beristirahat ketika dia lelah.
Nah, selain beberapa hal di atas, masih banyak hal yang bisa Mommies lakukan agar bekerja bersama si kecil jadi menyenangkan. Secara tidak langsung, bekerja bersama si kecil bisa membangun ikatan antara ibu dan anak. Sembari bekerja kita bisa bercerita dan bercanda dengan si kecil itu sangat menyenangkan loh Moms. Yuk kita biasakan libatkan si kecil dalam berkegiatan di dalam rumah agar dia selalu merasa dibutuhkan kehadirannya dan ikatan batin antara kita dan dia semakin erat.
