kumparan
19 Sep 2019 7:10 WIB

Ketika Telinga Bayiku Mengeluarkan Bau Busuk

Pagi itu, saya tidur dekat sekali dengan telinga kanan bayi saya yang usianya masih 57 hari. Tidak sengaja saya pun mencium aroma busuk ikan asin. Ah, saya pikir ini mungkin dari seprai atau baju bayi yang tidak terjemur dengan baik.
ADVERTISEMENT
Lama-lama saya teliti dan ikuti bau busuk itu ternyata asalnya dari telinga sebelah kanan bayi saya. Kaget banget, pengin nangis, rasanya takut kenapa-kenapa dengan telinga si kecil. Apalagi pas mama saya bilang kalau, "Jangan- jangan ini gendang telinganya pecah."
Saya nangis, dong. Kok bisa ya bayi sekecil ini gendang telinganya pecah? Dan biasanya memang bau busuk itu berasal kotoran telinga yang mirip nanah berwarna hijau. Kalau di daerah saya disebut congek.
Benar-benar enggak tenang. Akhirnya saya langsung bawa si kecil ke dokter Telinga Hidung Tenggorokan (THT). Dengan nada panik saya pun menjelaskan ke dokter bahwa telinga bayi saya berbau busuk. Padahal telinga anak saya tidak kemasukan air dan tidak jatuh.
ADVERTISEMENT
Setelah mendengar penjelasan saya, dokter pun dengan santai memeriksa telinga bayi saya. Tak butuh waktu lama, cukup menyorotkan senter kecilnya ke telinga dan mata si kecil, dokter itu bilang katanya ini enggak apa-apa.
Saya heran, sedikit enggak percaya. Masa iya ini bau busuk banget kok dibilang enggak apa-apa? Kurang lebih begini percakapan saya dengan dokternya:
"Ibu ini enggak apa-apa, cuma feeling saya ibu yang terlalu rajin bersihin telinga bayinya, ya? Seminggu berapa kali emang?"
"Setiap hari saya bersihin, dok. Lagian kotorannya tiap dibersihin ada lagi ada lagi, saya heran."
"Nah benarkan? Ini penyebabnya, telinga bayi ibu infeksi apalagi kalau bersihinnya pakai cutton buds dan frekuensinya sering lebih-lebih sampai setiap hari."
ADVERTISEMENT
"Jadi penyebabnya gara-gara sering dibersihin pakai cotton buds, dok?"
"Iya, untuk sekadar ibu tahu, kalau telinga bayi tidak perlu dibersihkan setiap hari pakai cotton buds, karena akan menyebabkan iritasi lalu infeksi yang akhirnya menimbulkan bau seperti ini. Telinga bayi baru lahir sampai 1 tahun cukup diseka air saat mandi saja. Tidak perlu khawatir sama kotoran telinga bayi yang sering keluar, karena itu memang sifat alami telinga bayi, dia sedang bekerja mengeluarkan sisa-sisa kotoran. Jadi percuma dibersihkan nanti juga ada lagi. Intinya, cukup seka dengan air saja, ya. Kalaupun mau pakai cotton buds cukup ambil kotoran yang sudah ada di daun telinga saja tidak dimasukan ke dalam."
Ilustrasi Telinga dan Pendengaran Bayi Foto: Pixabay
Mendengar pernyataan dokter saya lega, karena ternyata bayi saya tidak kenapa-kenapa. Hanya kesalahan saya sebagai ibu baru yang belum tahu apa-apa. Saat itu saya diresepkan obat tetes sehari 2 kali, satu untuk infeksinya dan satu lagi untuk membersihkan telinganya. Seminggu kemudian telinga anak saya sudah tidak berbau lagi.
ADVERTISEMENT
Moms, mungkin ada yang sama seperti saya saat yang mendapati telinga bayi berbau. Intinya jangan panik dulu, ya Moms. Langsung pergi saja ke dokter THT untuk diperiksa, ya.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan