Konsumsi Kafein Mempengaruhi Tingkat Kesuburan Wanita?

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kopi biasanya menjadi obat agar tidak mengantuk. Kopi bisa dikonsumsi oleh baik pria maupun wanita. Namun jika Anda salah satu wanita yang sudah menikah, minum kopi harus dibatasi loh. Mengapa? Yuk simak penjelasannya berikut ini
Bagi para Moms yang telah menjadi seorang istri dan juga pecinta kopi yang sangat ingin cepat hamil, sepertinya Moms perlu mengurangi jumlah kopi yang Moms konsumsi setiap hari. Tidak perlu dihentikan, karena mungkin akan sangat sulit bagi pecinta kopi, namun Moms perlu menguranginya. Hal ini disebabkan karena kandungan kopi, yaitu kafein mempengaruhi tingkat kesuburan wanita. Penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat memengaruhi saluran indung telur, tempat terjadinya pembuahan.
Penelitian ini dilakukan pada seekor tikus dan dihasilkan fakta bahwa kafein akan menghalangi sel yang bertanggung jawab untuk menekan sel telur dalam perjalanannya menuju rahim, di dalam dinding otot tuba falopi (saluran indung telur) untuk berkontraksi. Jika saluran indung telur tidak berkontraksi secara efisien, maka sel telur tidak akan bisa mencapai rahim. Akibatnya, telur yang sudah dibuahi tidak bisa tertanam di dinding rahim.
Para ahli menyarankan agar perempuan yang ingin hamil membatasi konsumsi kafeinnya, tidak lebih dari 50 mg per hari. Jadi bagi Moms pecinta kopi, tetap bisa menikmati kopinya ya Moms.
Semoga bermanfaat.
By: Reza Zattira
Copyright by Babyologist
