Konsumsi Sayuran Kukus supaya Nutrisi Tetap Lengkap & Terjaga

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Setelah kehamilan pertama yang ternyata BO (Blighted Ovum), dokter mengharuskan untuk program hamil dan konsultasi sebelum hamil jika ingin kembali hamil. Selama 8 bulan menunggu kehamilan kedua, saya dan suami benar-benar memperbaiki pola hidup, sampai pola makan.
Awalnya saya penyuka gorengan, ketika promil mulai berkuranglah konsumsi goreng-gorengan sebagai langkah awal dari solusi hamil sehat. Saya sendiri penyuka sayur, jadi tidak perlu adaptasi lama ketika memperbaiki pola hidup menjadi lebih sehat. Mungkin yang perlu diatasi adalah rasa bosannya saja ketika setiap hari jadi harus ada menu sayuran setiap makan. Jadi menu sarapan kita adalah sayuran kukus dan buah.
Tapi ternyata masak sayur juga gak bisa sembarangan. Kan percuma ya jika kita rajin konsumsi sayur tapi hanya sedikit atau malah gak ada nutrisi yang kita dapat. Salah satu cara yang saya pilih untuk mengonsumsi sayur matang namun nutrisi yang terkandung di dalamnya tetap terjaga adalah dengan cara mengukus.
Selain dapat menjaga kandungan nutrisi dalam sayuran, mengukus sayur juga memberikan manfaat yang lain yaitu kita bisa menghangatkan kembali sayuran tersebut jika sudah dingin tanpa mengurangi nutrisi sayuran tersebut. Ternyata banyak banget keunggulannya jika kita mengolah sayuran dengan mengukus. Apalagi untuk ibu hamil ya. Kita bisa makan sayuran dengan nutrisi yang masih lengkap yang bisa diserap oleh janin dan pastinya tetap sehat.
Jadi, mengukus bisa terbukti bisa dijadikan salah satu solusi hamil sehat ya Moms. Kalau Moms apa solusi hamil sehat yang biasa dilakukan? Apakah sama dengan saya yaitu mengubah metode memasak sayurannya atau ada hal lain?
Semoga bermanfaat.
By: Ratna Sari Nur Holik
Copyright by Babyologist
