Konten dari Pengguna

Latih Motorik si Kecil dengan Mainan Rattle

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Latih Motorik si Kecil dengan Mainan Rattle

Saya termasuk ibu-ibu yang mudah sekali tergoda dengan ragam mainan di toko mainan. Rasanya ingin dibeli semua. Adakah Moms disini yang seperti itu juga? Terlebih untuk beberapa mainan (terutama untuk bayi dan balita) tujuannya tidak hanya untuk dimainkan, tapi juga untuk mengasah kemampuan sensorik dan motorik si kecil. Kan jadi semakin tergoda yaa :)

Mainan pertama yang saya beli untuk Nara adalah mainan Rattle. Awalnya hanya karena tertarik dengan bentuk dan suaranya. Tapi ternyata mainan ini kaya fungsi. 

Melatih perkembangan kemampuan motorik kasar dan halusKemampuan motorik kasar adalah kemampuan fisik yang berasal dari otot besar melibatkan seluruh anggota tubuh. Sedangkan kemampuan motorik halus adalah kemampuan fisik yang berasal dari otot kecil melibatkan koordinasi mata dan tangan.

Mainan Rattle ini mampu mengasah dua kemampuan motorik tersebut. Motorik halus yang melibatkan indera penglihatan si kecil akan terasah dengan melihat warna-warni menarik dari mainan rattle. Ketika si kecil sudah tertarik, dia akan impulsif mendekati mainan ini dengan merangkak atau berjalan. Secara tidak langsung, kemampuan motorik kasarnya pun ikut terasah karena melibatkan anggota tubuhnya untuk bergerak maju. Selanjutnya motorik halus yang melibatkan indera peraba si kecil akan terasah ketika si kecil mulai menyentuh dan menggoyangkan mainan Rattle. Bunyi kerincing-kerincing yang dikeluarkan dapat mempertajam indera pendengarannya dan melatih rasa penasaran si kecil, sehingga dia akan menggoyangkan mainan Rattle secara terus menerus.

Sejak usia newborn hingga sekarang menjelang 9 bulan, mainan Rattle ini menjadi mainan favorit saya dan juga Nara. Kemampuan merangkak dan menggenggamnya terlatih dengan baik, karena sering kali saya merangsangnya dengan menggoyangkan mainan Rattle berbentuk bola dan mengelindingkannya sekitar 50 cm di depan Nara. Secara impulsif dia akan gemas dan bergerak maju meraih mainan Rattle-nya dan menggoyangkannya sendiri. Mainan Rattle seperti ini banyak sekali kita jumpai di toko-toko mainan. Tetapi ada baiknya, sebelum membeli mainan perhatikan hal berikut.

Beberapa tips memilih mainan:

1. Jenis material

Ada yang terbuat dari plastik, kain, atau kombinasi keduanya. Sesuaikan dengan kondisi dan keamanan si kecil ya Moms. 

2. Memiliki standar keamanan

Untuk si kecil yang berusia di bawah 1 tahun biasanya masih sering memasukan segala benda ke dalam mulut. Penting sekali untuk memilih produk dengan kode standar keamanan yang sudah terjamin tidak akan membahayakan si kecil. Dengan kode ini artinya material yang digunakan sudah lolos uji food grade, tidak menggunakan cat, sehingga aman bila dikunyah atau dijilat si kecil. Bentuk dan teksturnya pun sudah teruji tidak akan menyakiti si kecil. 

3. Ringan dan mudah digenggam

Perhatikan berat dan bentuknya. Sering kali si kecil melempar mainannya. Pastikan beratnya tidak menyakiti saat terlempar mengenai orang lain atau dirinya sendiri. Bentuknya pun baiknya yang sederhana dan mudah digenggam untuk mengasah motorik indera perabanya. 

4. Mudah dicuci

Perhatikan kebersihannya juga ya Moms. Pastikan material yang digunakannya mudah dicuci tanpa mengubah bentuk aslinya. 

5. Sesuaikan peruntukan usia pada kemasan mainan dengan usia si kecil

Tentunya agar tepat guna dan tidak terjadi overstimulasi pada si Kecil ya Moms.