Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Lemak Tambahan untuk MPASI
23 Mei 2018 10:00 WIB
Diperbarui 14 Maret 2019 21:08 WIB
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Lemak tambahan berfungsi sebagai pengikat semua nutrisi makanan yang kita sajikan ya mommies. Kalau saya pribadi menambahkan lemak tambahan disetaip menu Dila agar dapat mendorong berat badannya semakin bertambah.
ADVERTISEMENT
Sebetulnya, lemak sangat penting bagi tumbuh kembang bayi. Pertumbuhan badan dan otak banyak didukung oleh keberadaan lemak dalam asupannya. Karena lemak membantu membangun selubung myelin di sekitar syaraf dalam otak dan sumsum tulang belakang.
Perlukah Si Kecil mendapat lemak tambahan?
Buat saya tentu perlu ya Moms. Selain untuk mendorong berat badan Si Kecil bertambah juga untuk mengantisipasi sembelit pada Si Kecil yang sudah memulai MPASI. Untuk mendapatkan lemak tambahan, Moms dapat memberikan tambahan asupan nutrisi berikut :
EVOO ( Extra Virgin Olive Oil ) Dilansir dari keluarga.com, Evoo atau minyak zaitun mengandung lemak tak jenuh tunggal tingkat tinggi, serta asam lemak yang ada di dalam ASI. Serta membantu meningkatkan pertumbuhan bayi. Olive oil juga mengandung beberapa vitamin penting, seperti A, B, vitamin C, D, E, dan K. Evoo juga mengandung OMEGA3 yg baik untuk perkembangan otak. Untuk cara penggunaannya, dapat langsung dicampurkan saja ke makanan dengan takaran 1 sdt. Bisa disimpan disuhu ruang.
ADVERTISEMENT
Unsalted Butter (UB) UB Ini disebut juga sebagai mentega ya mommies. Terdapat 2 jenis mentega yaitu, salted butter (mentega asin) dan juga unsalted butter ( mentega tidak asin). Untuk anak yang baru memulai MPASI lebih baik menggunakan UB ya Mommies. Karena Si Kecil beru saja belajar mengenal rasa.
Keju BelcubeKeju bisa diberikan pada bayi sejak bayi berusia 6 bula keatas ya Moms. Dengan catatan bayi tersebut tidak ada alergi. Kandungan gizinyapun sebenarnya mirip dengan susu. Yaitu mengandung protein, vitamin, mineral, serta lemak. Untuk kelebihan keju dibandingkan dengan susu terletak pada jumlah kalori yang dikandungnya. Setiap 100 gram keju bisa mengandung 326 kalori, atau sekitar 5 kali lipat yang dimiliki oleh susu. Nah, untuk anak yang sedang dalam masa pertumbuhan, kalori dan protein yang terkandung dalam keju sangat baik untuk kecerdasan dan tumbuh kembangnya. Keju pun dinilai oleh para ahli gizi sangat baik untuk pertumbuhan gigi dan tulang anak. Sedangkan kekurangan keju terletak pada tingginya kadar garam dan lemak yang terkandung di dalamnya. Keju merk belcube ini adalah keju yang paling sedikit kadar garamnya. Sehingga rasanya agak tawar. Bolehkah menggunakan keju merk lain? Boleh saja, asalkan sudah difermentasikan.
ADVERTISEMENT
Margarin (Salted Butter) Karena Dila saat ini sudah berusia 8 bulan keatas, saya sudah memberikan salted butter ini untuk menambah rasa.
Apakah makanan dengan lemak tambahn boleh dipanaskan? Menurut saya sendiri tidak boleh ya Moms. Akan lebih baik lemak tambahan digunakan ketika makanan sudah siap untuk disantap.
Apakah yoghurt dan kaldu termasuk dalam lemak tambahan? Menurut saya tidak ya Moms, karena yogurt fungsinya lebih cenderung sebagai anti sembelit. Sedangkal kaldu sebagai penambah rasa agar gurih.
Semoga bermanfaat.
By: Mala Sari