Makanan Pelancar ASI yang Berkualitas

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Moms yang sedang mengalami fase menyusui, sebaiknya bijak dalam memilih makanan untuk dikonsumsi, karena dapat mempengaruhi kualitas ASI yang dihasilkan. Menurut Dr. I Gusti Ayu Pratiwi, SpA, "Nutrisi yang dibutuhkan ibu menyusui sekitar 2500 kalori." Makanan yang dikonsumsi sebaiknya terdiri dari nutrisi seimbang yaitu makanan yang terdiri dari karbohidrat yang diperlukan untuk tenaga (berupa nasi, kentang, pasta), protein dan lemak (sumber dapat dari ikan, daging, atau produk susu). Selain itu, yang cukup banyak dibutuhkan adalah sayur dan buah-buahan.
Ibu menyusui juga membutuhkan sumber zat besi dan kalsium di samping cairan yang cukup. Jika kebutuhan tersebut sudah terpenuhi, ASI yang diproduksi oleh tubuh akan mencukupi. Akan tetapi, ada kalanya ibu menyusui sedang tidak fit atau kerjaan sedang menumpuk, sehingga asupan makanan bergizi jadi berkurang. Beberapa pilihan di bawah ini dapat dijadikan referensi dalam memilih makanan yang berkualitas untuk meningkatkan jumlah produksi ASI.
- SmoothiesIbu menyusui terkadang memiliki waktu makan dan istirahat yang kurang karena perhatian terpusat pada bayi sepanjang waktu. Untuk menyiasatinya, ibu dapat membuat smoothies seperti campuran pisang, stroberi dan chia seed sehingga kebutuhan nutrisi dapat terpenuhi dalam satu gelas. Smoothies juga dapat divariasikan sehingga ibu tidak bosan dalam mengonsumsinya.
- Overnight OatsOats mengandung karbohidrat dan lemak yang baik untuk menambah tenaga. Cara membuatnya pun mudah dan dapat divariasikan dengan berbagai macam buah. Buah yang dianjurkan misalnya alpukat, pisang, bluberi ataupun kiwi.
- CookiesBiskuit laktasi juga banyak dijadikan ASI booster karena dapat dimakan sebagai camilan yang menyehatkan. Pilih biskuit dengan kandungan gula yang rendah sehingga tidak mengakibatkan kenaikan berat badan yang berlebih.
- Makanan kesukaanSalah satu hormon yang berperan kuat dalam menghasilkan ASI adalah hormon oksitosin yang ditimbulkan dari perasaan bahagia. Oleh karena itu, ada kalanya ibu dapat bebas mengonsumsi makanan apa pun yang disukai dengan catatan makanan tersebut dimakan dalam jumlah yang wajar dan tidak berlebihan agar ibu merasa senang sehingga dapat memproduksi ASI dengan baik.
Faktor lain yang perlu diperhatikan saat menyusui adalah kondisi bayi. Menurut Buku Indonesia Menyusui, Ibu disarankan untuk melihat tanda-tanda yang menunjukkan bayi mendapat ASI yang cukup. Jika hal-hal tersebut sudah terpenuhi, Moms sebaiknya tidak perlu khawatir. Dengan sistem kerja supply and demand, ASI yang diproduksi sebenarnya sudah disesuaikan dengan kebutuhan bayi. Selamat menyusui!
Semoga bermanfaat.
By: Astri Tia
Copyright by Babyologist
