Makanan yang Dianjurkan untuk Ibu Hamil 8 Bulan

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada usia kehamilan 8 bulan, janin sudah terbentuk sempurna. Paru-paru dan janin sudah masuk pada kematangan yang sempurna. Kelopak mata pada janin juga sudah mulai bisa digerakan tertutup dan terbuka dan janin juga sudah memiliki bulu mata.
Pada usia kehamilan 8 bulan, otak janin juga mulai berkembang dengan pesat, dan otak juga sudah mulai menghantarkan rangsangan saraf yang baik. Janin juga sudah mulai bisa beradaptasi dengan aktivitas yang Anda lakukan.
Pada usia 8 bulan terakhir janin akan bergerak lebih aktif dan menendang-nendang. Pada masa ini kerja jantung juga akan semakin berat karena darah sedang mengalami pengenceran yang semakin meningkat. Sehingga jika Anda memiliki riwayat penyakit preeklamsia atau hipertensi sebaiknya menjaga asupan nutrisi yang masuk kedalam tubuh Anda untuk mengurangi kenaikan berat badan berlebih karena akan meningkatkan kinerja jantung.
Makanan untuk kehamilan 8 bulan
Sayuran berwarna orange dan hijauSayuran berwarna orange atau hijau dapat membantu dalam meningkatkan imunitas, pertumbuhan dan perkembangan embrio karena memiliki kandungan vitamin A yang tinggi. Mengonsumsi banyak vitamin A berpengaruh untuk mengurangi risiko bayi lahir prematur dan kelahiran bayi dengan berat badan rendah. Vitamin A juga bisa didapatkan dari hati ayam, susu dan kuning telur.
Nasi merah dan umbi-umbianPada saat hamil 8 bulan Anda tentunya harus memperhatikan kalori yang masuk ke dalam tubuh Anda untuk plasenta dan pertumbuhan janin. Sumber kalori ini bisa Anda dapatkan dari nasi merah umbi-umbian dan kacang-kacangan. Beras merah dan umbi-umbian ini memiliki kandungan serat dibutuhkan pada kehamilan 8 bulan, karena biasanya Anda akan mengalami sembelit menjelang kelahiran.
Jeruk dan brokoliJeruk dan brokoli membantu memberikan antioksidan dan melindungi kerusakan jaringan. Jeruk dan brokoli juga memiliki kandungan vitamin C yang baik dalam penyerapan zat besi sehingga Anda bisa terhindar dari anemia.
Semoga bermanfaat.
By: Babyologist Editor
