Konten dari Pengguna

Manfaat Menjemur Bayi dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manfaat Menjemur Bayi dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Manfaat Menjemur Bayi dan Hal yang Perlu Diperhatikan
zoom-in-whitePerbesar

Sinar matahari memiliki manfaat bagi kesehatan. Tidak hanya untuk orang dewasa, sinar matahari juga baik bagi bayi. Apa saja manfaat sinar matahari yang didapatkan ketika kita menjemur bayi?

Sinar matahari dapat membantu tubuh mendapatkan vitamin D alami. Menjemur bayi selama 10-15 menit, membantu tercukupinya vitamin D dalam tubuh sehingga mendukung penyerapan kalsium yang baik bagi pembentukan dan pertumbuhan tulang dan gigi.

Selain itu, vitamin D juga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga menjemur bayi bisa membantu ia agar tubuhnya lebih kuat melawan penyakit. Vitamin D juga mampu membuat bayi lebih bahagia dan nyaman karena merasa hangat.

Beberapa sumber menyebutkan, menjemur bayi dapat membantu menghilangkan kulit kuning dan menurunkan kadar bilirubin dalam darah bayi yang baru lahir.

Beberapa hal yang perlu Moms perhatikan ketika menjemur bayi adalah durasi, waktu, arah sinar matahari, dan pelindung mata.

Durasi yang optimal ketika menjemur bayi adalah 10-15 menit. Jika kurang dari 10 menit maka bayi tidak mendapat sinar matahari yang cukup. Sementara, jika terlalu lama, khawatir kulit bayi terbakar matahari. Gunakan pengatur waktu atau timer agar Moms dapat memantau durasi ketika menjemur bayi. Untuk waktu yang tepat yaitu dibawah jam 9 pagi.

Sebaiknya Moms, menjemur bayi dengan posisi berlawanan dengan arah datangnya sinar matahari atau membelakangi sinar matahari. Hal ini bertujuan agar bayi tidak menatap sinar matahari secara langsung yang dapat membahayakan penglihatannya.

Selain itu, Moms bisa memakaikan bayi dengan kacamata anti uv atau kain penutup mata agar mata bayi terlindungi dari sinar matahari.

Agar sinar matahari mengenai tubuh secara optimal, maka saat berjemur, bayi tidak menggunakan pakaian, cukup gunakan popok saja. Untuk bayi yang sudah puput tali pusar, Moms dapat membolak-balikan badan bayi agar bagian punggung pun dapat terkena paparan sinar matahari. Sementara, untuk bayi yang belum puput, Moms dapat menggendongnya dengan bagian punggung mengarah pada sinar matahari, sehingga bagian punggung juga terkena sinar matahari.