Konten dari Pengguna

Mari Stop Membandingkan-bandingan Anak!

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mungkin kita para orang tua seringkali membandingkan anak kita dengan anak orang lain, baik secara sadar maupun tanpa kita sadari.

Misalnya saja saat kumpul bareng dengan teman kita, kebetulan anaknya sudah lebih dulu bisa berjalan, sedangkan anak kita belum. Kemudian, tanpa kita sadari dalam pikiran kita pasti berpikir: "Kenapa ya kok anak dia lebih cepat jalan?" atau "Kok anak kita belum bisa jalan ya padahal seumuran?" Maka secara tidak langsung kita telah membandingkan anak kita dengan anak orang lain. Atau misalnya anak kita lebih unggul sudah bisa berbicara sedangkan anak temen kita belum, kemudian kita tanya ke mamanya: "Kenapa belum bisa ngomong ya? Otomatis ibu si anak tersebut pasti berpikir: iya juga ya kenapa anak kita kok tidak seperti anak dia ya? Anak dia lebih pintar berarti."

Kita sebaiknya jangan pernah berkata seperti itu ya Moms, sebisa mungkin kita coba untuk menghargai perasaan sesama orang tua. Setiap orang tua pasti sudah mengajarkan yang terbaik untuk anak-anak mereka.

Jadi, mari kita mulai stop membanding-bandingkan anak ya Moms, entah itu membandingkan anak kita dengan anak orang lain atau juga membandingkan si kakak dengan si adik. Pada dasarnya perkembangan kemampuan setiap anak itu unik dan berbeda-beda. Mungkin ada anak yang lebih cepat bisa berjalan tetapi ada juga anak yang lebih cepat berbicara lebih dahulu, ada anak yang cepat beradaptasi ada juga yang butuh adaptasi lebih lama ketika berhadapan dengan hal baru, ada anak pintar matematika dan ada juga anak yang pinternya di bidang olahraga/seni. Jadi mari kita hargai setiap pencapaian dan usaha anak kita ya Moms.

Percayalah setiap anak punya karakter, kecerdasan dan kemampuan yang berbeda-beda. Sangat tidak bijak jika kita membandingkan-bandingkan anak kita dengan anak orang lain. Kalau kita hanya melihat dan membanding-bandingkan yang satu dengan yang lain, maka tentunya akan memberi efek buruk bagi perkembangan mental dan kepercayaan diri si anak.

Ayo Moms, mulai sekarang hargailah setiap usaha yang dicapai anak kita, berilah dia pujian sebanyak-banyaknya dan dukungan jika dia gagal/tidak berhasil. Karena kalau bukan kita sebagai orang tuanya, siapa lagi yang bisa melakukan itu? Anak yang tumbuh dengan rasa percaya diri yang kuat, pastinya akan memiliki karakter yang kuat pula di masa yang akan mendatang.

Semoga Bermanfaat.

By: Anastasia Fransiska

Copyright by Babyologist