Konten dari Pengguna

Masalah Kulit Bayiku: Ruam Merah di Sekujur Tubuhnya

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kulit bayi dan kulit orang dewasa memang sangat berbeda ya Moms, dari mulai perawatan kulit sampai penggunaan detergen untuk baju bayi pun harus diperhatikan. Kenapa sih harus seribet itu? Sebenarnya tidak ribet kok Moms kalau untuk kebaikan si bayi, dan kenapa kulit bayi itu sensitif? Karena sama dengan perkembangan kulit bayi dan pertumbuhannya, yaitu jaringan epidermis kulit si bayi belum berkembang sebagaimana mestinya, lain halnya dengan jaringan epidermis kulit orang dewasa yang sudah berkembang sesuai dengan usianya.

Aku pernah mengalami di mana kulit bayiku tiba-tiba saja merah-merah, pertamanya cuman di daerah kaki tapi lama kelamaan merah-merah di kulitnya terus meluas ke seluruh badan sampai ke wajahnya. Aku pikir dia alergi karena ia sudah MPASI dan waktu itu usianya sudah 7 bulan, kebetulan aku kasih menu 4 bintang (karbohidrat: beras merah, protein hewani: hati ayam, protein nabati: tempe, tahu dan buncis, sayur: wortel dan labu siam, dan lemak tambahan: UB, chesee dan EVOO). Hari itu aku kasih menu makan seperti itu dan hari-hari sebelumnya pun hampir sama.

Terus aku pikir lagi, apakah mungkin dari apa yang aku makan dan berpengaruh ke si bayi? Saat itu malamnya aku minum susu sapi dan waktu anakku lahir, dokter sempat bilang kalau anakku ada alergi susu sapi, tapi selama ini juga aku sering minum susu sapi dan tidak masalah.

Sebelum memutuskan ke dokter anak, seluruh badannya aku taburi bedak Salicyl, tapi setelah seharian itu merah-merah di seluruh badannya tidak hilang juga, aku khawatir kalau si bayi gatal atau kepanasan diakibatkan karena merah-merah di badannya itu.

Tanpa pikir panjang lagi, sore harinya aku bawa anakku ke dokter di depan rumah. Setelah diperiksa, dokter bilang kalau bukan dari alergi makanan atau apa yang aku makan, yang ditakutkan si bayi digigit serangga. Tapi kalau dipikir lagi selama ini aku selalu menjaga kebersihan baju dan tempat tidur si bayi sampai seluruh kamar selalu dijaga kebersihannya.

Waktu itu dokter memberi obat minum untuk si bayi agar menghilangkan merah-merah dan gatalnya. Selain itu, diberikan juga obat penurun panas karena takutnya nanti ada efek demam, serta bedak Salicyl untuk ditaburkan pada badan yang merah-merah.

Setelah diberi obat dari dokter 4 kali, alhamdulillah merah-merah di seluruh badan anakku berangsur menghilang sedikit demi sedikit.

Nah Moms, itulah pengalaman saat anakku mengalami masalah merah-merah di kulit. Tetap selalu jaga kesehatan si bayi ya Moms.

 

Semoga bermanfaat.

By: Nurhakiki Ritonga

Copyright by Babyologist