Melatih Anak Lebih Kreatif dengan Mainan Lilin / Plastisin

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Melatih Anak Lebih Kreatif dengan Mainan Lilin / Plastisin
Siapa yang tidak kenal dengan mainan yang satu ini? Kalau waktu zaman saya dulu, membuat aneka bentuk apa saja dari tanah liat. Tanah liat lho Moms. Terus mainnya dengan teman-teman. Ramai-ramai ke kebun atau sawah ambil tanah liat terus dihaluskan pakai air. Jadi deh dibuat dengan bentuk apa saja. Upsss itu dulu Moms. Sekarang jarang kita menjumpai anak yang mau bermain tanah liat. Tapi bukan berarti si Kecil tidak bisa merasakan permainan kita dulu. Medianya sekarang diganti dengan lilin mainan atau plastisin. Hayo Moms siapa yang anaknya suka mainan ini? Malahan kita orang tuanya ikutan nimbrung saat anak main ini.
Mainan lilin ini memiliki aneka warna yang cerah dan menarik perhatian anak, teksturnya yang lembek empuk, dan biasanya dilengkapi dengan aneka cetakan untuk membentuknya. Lilin mainan/plastisin ini banyak dijual dengan kualitas yang baik dan tentunya aman untuk anak-anak karena teksturnya yang lembut. Selain itu, kita juga dapat membuat lilin mainan sendiri dengan menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah, seperti tepung terigu, minyak, garam dan pewarna makanan. Lebih hemat kan Moms, plus kita dapat membuatnya dalam jumlah banyak agar anak bisa bermain sepuasnya dan membentuk apa saja sesuai dengan kreativitasnya.
Tidak hanya digunakan untuk bermain, ternyata mainan lilin ini juga bisa memberi banyak manfaat untuk si Kecil.
Manfaatnya antara lain:
1. Melatih keterampilan motorik anak Ketika anak bermain adonan lilin/plastisin ini, maka kita bisa melihat bagaimana tangan si Kecil melakukan gerakan meremas, menggulung, meratakan dengan memijit-mijit, membentuk adonan bulat-bulat. Kegiatan ini tentu sangat melatih motorik anak. Bisa melatih kekuatan otot-otot tangan anak agar dia bisa melakukan aktivitas lain yang membutuhkan tenaga lebih besar.
2. Mengembangkan kreativitas anak Kalau yang ini sudah pasti Moms. Dengan mainan lilin ini, anak diajak untuk membuat bentuk apa saja sesuai dengan imajinasinya. Biasanya anak memiliki banyak imajinasi, dan mereka akan berusaha menuangkan yang ada di pikirannya menjadi sebuah bentuk dengan mainan lilin ini. Walaupun kadang membuat kita bingung sendiri kan Moms, jika anak meminta bantuan untuk membuat ini itu yang kita sendiri bingung bagaimana caranya membuatnya. Hehehe. Mainan lilin ini biasanya dilengkapi dengan cetakan yang bisa langsung digunakan untuk membuat bentuk. Misalnya bentuk hewan dan buah-buahan. Jadi lebih gampang lagi kan Moms.
3. Bisa jadi media untuk mengajarkan anak tentang warna Mainan lilin/plastisin ini terdiri dari bermacam-macam warna. Hampir semua warna ada. Dari sini kita bisa mengajarkan anak untuk mengenal warna. Biasanya jika anak disuruh belajar agak malas, tapi jika dilakukan dengan bermain pasti akan jauh lebih menarik. Kita bisa menanyakan pada si Kecil tentang apa saja warna-warna mainan lilinnya.
4. Bisa jadi media untuk mengalihkan perhatian anak dari gadget Hmm, masalah yang satu ini mungkin bisa dibilang gampang susah Moms. Menjauhkan anak dari yang namanya gadget. Apalagi di era digital saat ini. Tapi di sinilah orang tua dituntut untuk bijak menyikapinya. Nah mainan lilin ini bisa jadi mainan alternatif untuk mengalihkan perhatian anak dari gadget. Mainan lilin ini membutuhkan konsentrasi untuk membuat aneka bentuk, jadi jika anak meminta untuk bermain gadget, maka bisa diberikan mainan lilin ini saja Moms. Tapi dengan catatan, si Kecil ditemani main ya Moms agar pikiran dia bisa lebih teralihkan dari gadget dan merasa diperhatikan. Permainan ini bisa jadi quality time dengan si Kecil.
