Mencegah Sindrom Kepala Peyang dengan Newborn Pillow Baby Loop

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Setiap bayi dilahirkan dengan bentuk kepala yang berbeda dibanding bayi lainnya. Normalnya, kepala bayi memiliki bentuk bulat. Namun ada juga yang terlahir dengan kepala bayi peyang atau tidak rata.
Apa itu sindrom kepala peyang?
Sindrom kepala peyang atau Plagiocephaly, pada bayi adalah kondisi dimana kepala bayi memiliki sisi yang rata. Yang paling umum terjadi adalah positional plagiocephaly, ini terjadi ketika kepala bayi memiliki bagian yang rata dikarenakan tekanan pada bagian tersebut secara terus menerus. Umumnya terjadi jika bayi tidur menggunakan bantal yang bukan bantal untuk bayi yang baru lahir. (Source: id.theasiaparent.com)
Bagaimana cara menanganinnya?
1. Waktu tidur
Saat meletakkan bayi di Kasur atau keranjang bayi untuk tidur, entah tidur makam atau tidur siang ubah posisi kepalanya. Ubah posisi kepalanya di setiap waktu tidur untuk menghindari tekanan berlebihan pada satu sisi
2. Tummy time
Tummy time juga berguna untuk mencegah kepala peyang karena bisa menguatkan otot-oto leher bayi. Otot leher yang kuat akan membuat bayi lebih mudah mengubah posisi kepala saat tidur, sehingga tidak terus menerus di satu sisi.
3. Gunakan Newborn Pillow
Penggunaan Newborn Pillow untuk si kecil yang baru lahir saat tidur sangatlah penting untuk membentuk kepala bayi bulat sempurna/simetris. Untuk itu mommy bisa gunakan Newborn Pillow dari Baby Loop, karena bantal ini didesain khusus untuk mengatasi kepala peyang dan diperuntukan untuk bayi usia 0-6 bulan yang masih beresiko mengalami sindrom kepala peyang.
Semoga dengan membaca artikel ini mommy bisa mencegah sindrom kepala peyang pada buah hati kalian.
