Menelan Odol Berbahaya Bagi Kesehatan

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebaiknya menelan pasta gigi tidak menjadi suatu kebiasaan, karena odol mengandung beragam senyawa seperti deterjen, bahan kimia, pewarna, perisa dan fluoride. Semua zat tersebut tentu tidak baik jika dikonsumsi secara terus-menerus.

Flouride memang baik untuk memperkuat enamel gigi, namun menelan fluoride dari pasta gigi dapat menimbulkan noda permanen pada gigi, atau yang sering juga disebut dengan fluorosis. Fluorosis bisa menimbulkan noda berupa garis-garis kuning, cokelat, maupun bintiik-bintik pada gigi. Umumnya, komplikasi ini diderita oleh anak yang berusia 1-4 tahun akibat terlalu sering menelan pasta gigi.
Pada beberapa kasus, fluorosis bahkan mampu menyebabkan bintik hitam atau abu-abu, bahkan gigi berlubang. Efek samping ini bersifat permanen, sehingga akan terus terlihat selama kelangsungan hidup seseorang.
Menelan pasta gigi secara terus-menerus menyebabkan nyeri lambung bahkan penyumbatan usus. Selain itu, efek samping yang dapat terjadi antara lain:
Kejang-kejang
Diare
Kesulitan bernapas
Detak jantung yang melambat
Mengalami shock
Mual dan muntah

Akan tetapi, pasta gigi masih tetap diperlukan oleh Si Kecil. Meskipun fluoride berbahaya jika ditelan, namun tetap saja zat ini sangat baik untuk melindungi gigi dari asam akibat bakteri dan memineralisasi daerah gigi yang mulai membusuk seingga proses kerusakan gigi menjadi lambat. Elemen kalsium dan protein pada odol juga baik bagi pertumbuhan gigi Si Kecil. Maka, bukan berarti Mom harus menghindari penggunaan odol, melainkan wajib untuk memperhatikan cara memakainya dengan benar.
Agar proses sikat gigi anak menjadi aman, perhatikanlah beberapa tips di bawah ini:
Beralih ke pasta gigi anak Pasta gigi anak umumnya mengandung lebih sedikit/terbebas dari bahan kimia dan kadar fluoridenya lebih rendah, sehingga menjadi pilihan yang aman buat bayi. Selain itu, odol khusus anak-anak juga memiliki kandungan yang khusus diformulasikan untuk giginya. Mom juga harus memilih pasta gigi yang menggunakan perasa alami dan tidak memakai pewarna buatan.

Gunakan sedikit odol Berikan sedikit odol dan ratakan pada bulu sikat. Dengan begitu, meski tertelan, anak tidak akan mengonsumsi bahan berbahaya dari odol secara berlebih.
Berikanlah contoh yang baik Anak yang gemar meniru tentu dapat dengan mudah belajar jika Mom memberinya contoh menyikat gigi dan berkumur dengan benar.
Selain odol, Mom juga harus memperhatikan asupan gizinya. Kalsium yang cukup akan mendukung pertumbuhan gigi yang sehat dan kuat. Perlu diingat bahwa yang terpenting ialah menumbuhkan kebiasaan sehat pada anak, ya itu rutin sikat gigi dan menggunakan odol dengan benar.
Â
Semoga bermanfaat.
By: S. S.
