Konten dari Pengguna

Mengajarkan Anak Three Magic Words

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengajarkan Anak Three Magic Words

Mengajarkan anak-anak kita sejak dini untuk mengenal nilai dan norma memang merupakan sebuah keharusan. Biasanya, pada usia play stage anak sedang mencoba memahami peranan dan sosialisasi yang dicontohkan oleh orangtuanya. Tentu hal ini akan melekat pada anak dan menjadi mental atau kebiasaan anak ketika dewasa kelak.

Penting sekali mengajarkan nilai dan norma yang berlaku terhadap masyakarat, bahkan dalam lingkungan yang terkecil sekalipun seperti keluarga. Contoh terkecil yang bisa diajarkan kepada si Kecil adalah cara berperilaku maupun berucap, seperti mengajarkan anak-anak tentang "three magic words".Terdengar sederhana, namun tentu konsep ini merupakan konsep dasar dalam membentuk kepribadian anak.

Apa saja "three magic words" itu?

1. Tolong.Mintalah si Kecil untuk selalu mengucapkan kata ini ketika meminta bantuan orang lain. Ada unsur penghargaan dalam kata ini, sekaligus membuat anak terlihat lebih sopan. Contohnya ketika anak ingin meminta dibuatkan susu. Saya pribadi sering ketika anak saya menunjuk kaleng susunya, lalu saya bilang kepada dia "Mama, aku mau susu. Bilangnya seperti itu ya, Nak". Beratus-ratus kali saya bicara seperti itu kepadanya, walaupun anak saya masih belum bisa bicara dengan jelas. Tapi saya yakin, apa yang saya ajarkan selama ini akan ia praktekkan nanti.2. Maaf.Sejak dini, ajarkan si Kecil untuk meminta maaf ketika melakukan hal-hal yang tidak seharusnya ia lakukan. Sebaliknya, Moms pun jangan ragu untuk meminta maaf kepadanya apabila Moms juga melakukan kesalahan. Ini menjadi wujud kebesaran hati dan contoh yang baik untuknya.3. Terima kasih.Ketika si Kecil melakukan sesuatu untuk Moms, jangan lupa pula mengucapkan kalimat ini. Tak perlu memberikan reward/hadiah, karena dengan kalimat ini pun sudah cukup menjadi penghargaan yang baik untuknya. Mintalah ia untuk mengucapkan ini ketika orang lain menolongnya. Entah itu dilingkungan keluarga, maupun di lingkungan masyarakat.Terdengar simpel dan mudah, bukan? Bahkan terkadang tanpa disadari, kita justru sering lupa akan kata-kata ajaib ini. Yuk, Moms! Kalau bukan dari sekarang kita melatihnya, kapan lagi?