Konten dari Pengguna

Mengapa Bayi Perlu Zat Besi? Dan Bagaimana Mengonsumsinya?

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada saat memulai MPASI, dokter akan selalu menganjurkan pemberian makanan dengan kadar zat besi tinggi untuk memenuhi kebutuhan zat besi harian bayi. Tak sedikit juga dokter anak yang meresepkan suplemen zat besi tambahan untuk mendukung pemenuhan zat besi pada bayi. Lantas berapa kebutuhan zat besi per hari?

Berdasarkan sebuah situs kesehatan di negara Inggris, jumlah kebutuhan zat besi adalah 7 mg/hari jumlah disesuaikan dengan usia dan berat badan bayi. Kebutuhan zat besi dapat diperoleh dari makanan bayi. Kandungan zat besi per 100 gr dari beberapa jenis makanan adalah sebagai berikut (disadur dari buku dokter tiwi, sehat lezat):

  • Daging sapi 3 mg
  • Telur 3 mg
  • Hati ayam 3 mg
  • Ikan segar 1 mg
  • Kerang 3 mg
  • Bayam 4 mg
  • Sawi 3 mg
  • Kacang hijau 7 mg
  • Kacang kedelai 8 mg
  • Kacang merah 3.7 mg

Jadi kebayang ya untuk memenuhi kebutuhan zat besi harian bayi harus mengkonsumsi 100 mg daging ditambah dengan 100 mg bayam, atau kombinasi lainnya yang sebetulnya porsi ini sangat besar yang sulit untuk dipenuhi. Sehingga tak jarang dokter anak akan meresepkan suplemen zat besi.

Kenapa zat besi sungguh penting? 

Zat besi berperan sebagai pembentukan hemoglobin darah yang dapat mengikat oksigen dan mendistribusikannya keseluruh sel tubuh, jelas kekurangan zat besi akan membuat pasokan oksigen ke otak dan otot akan berkurang dan bisa mengganggu perkembangan bayi.

Ciri-ciri bayi yang mengalami penurunan cadangan zat besi apa ya?

Untuk lebih pasti dokter akan menyarankan tes darah karena visual pun kadang salah. Literatur yang saya baca menyebutkan bayi yang mengalami penurunan zat besi akan mengalami;

  1. Susah makan
  2. Berat badan susah naik
  3. Pucat
  4. Sering rewel atau pemilih dalam makanan

Manfaat zat besi pada bayi:

  1. Memperkuat sistem kekebalan tubuh
  2. Meningkatkan berat badan

Agar bayi tidak mengalami kekurangan zat besi, sebaiknya hindarkan dari makanan atau minuman yang mengandung kafein seperti cokelat, teh, dan kopi.

Perlu diingat suplemen zat besi adalah makanan kuman lho. Jadi saat bayi mengalami sakit demam, atau infeksi sebaiknya pemakaian suplemen zat besi dihentikan untuk sementara waktu sampai bayi kembali sehat.

Semoga bermanfaat.

By: Dita Rachmawati

Copyright by Babyologist