Konten dari Pengguna

Mengapa Bayiku Senang Memasukkan Benda ke Mulutnya?

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengapa Bayiku Senang Memasukkan Benda ke Mulutnya?

Mengapa Bayiku Senang Memasukkan Benda ke Mulutnya?
zoom-in-whitePerbesar

Bayi senang mengeksplorasi. Bagi bayi belajar adalah pengalaman indera yang harus dimanfaatkan, termasuk rasa. bayi mengeksplorasi dengan menggunakan mulutnya. Dimulai dengan menggigit, menjilat, mengisap dan mengiler sampai mengunyah semua mainan dan hampir semua hal lain yang di temukan. Itu akan menjadi salah satu caranya belajar tentang dunia di sekitarnya. Dengan meletakkan benda di mulutnya, bayi bisa belajar tentang rasa, tekstur, perasaan, dan sifat-sifat lainnya dari benda itu.

Dengan menggigit mainan dan benda-benda dapat juga membantu mengurangi rasa sakit akibat gigi yang akan tumbuh. bayi yang banyak mengeluarkan air liur dan menggigit segala sesuatu yang terlihat, bisa menjadi tanda bahwa giginya mengganggunya. Teether dapat membantu bayi mengurangi rasa sakit pada gigi. Atau dapat juga memanfaatkan barang yang sudah ada seperti kain. Cukup masukan kain ke dalam freezer selama beberapa jam, bayi akan merasakan sensasi dingin yang menenangkan saat ia menggigit kain ketika giginya yang akan tumbuh mulai mengganggunya.

Kapan fase oral dimulai?

Sebagian besar bayi mulai memasukkan barang ke mulut antara tiga sampai empat bulan. Jangan heran, apa saja dan semuanya akan masuk di mulut mereka. Fase oral akan berlangsung sampai anak berusia antara 12 dan 18 bulan. Terutama di fase ini, harus mengambil langkah-langkah dan ekstra hati-hati untuk melindunginya. Bayi belum bisa membedakan mana yang berbahaya dan mana yang tidak. Mana yang boleh dimakan dan mana yang tidak boleh dimakan.Benda-benda kecil berbahaya apabila termakan dan bisa menimbulkan tersedak, maka harus dijauhkan dari jangkauan bayi. Jika kita tidak ingin sesuatu masuk ke mulut bayi, jauhkan dari jangkauannya. Ini berlaku untuk handphone, remote control dan kunci mobil. Pilih mainan atau benda yang memang di rasa aman untuk dijelajahi bayi. Selama fase oral kita harus terus mengawasinya untuk memastikan ia tidak memasukkan sesuatu yang berbahaya ke dalam mulutnya.Apa pengalaman teraneh yang pernah mom alami untuk mengeluarkan sesuatu dari mulutnya?