Mengapa Napas Bayi Berbunyi

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Saya khawatir dengan keadaan Khaulah saat tidur. Napasnya berbunyi seperti ada cairan yang tersumbat di dalamnya, saya pun panik. Karena bukan hanya saat tertidur saja, saat terjaga pun napas Khaulah terkadang berbunyi "grok".
Ibu mertua pun berkata "mungkin pada waktu lahir belum bersih saat disedot pakai alatnya." Saya pun segera mencari tahu, benarkah karena penyebab itu? Karena sebagai new Mom, saat itu saya benar-benar panik dan sedih sekali.
Banyak juga orang yang mengatakan bahwa bunyi napas "grok" pada bayi disebabkan karena dokter tidak menyedot lendir dengan baik saat bayi baru lahir. Bahkan beberapa juga mengatakan bahwa bayi meminum air ketuban dan sisanya tidak dibersihkan dengan baik. Setelah saya tahu bahwa hal tersebut ternyata hanyalah mitos, saya pun cukup tenang.
Mengapa Napas Bayi Berbunyi "grok"?
Ternyata, inilah beberapa penyebabnya mengapa napas bayi berbunyi "grok":
- Napas bayi berbunyi "grok" terjadi karena produksi lendir yang meningkat di saluran pernapasan. Peningkatan produksi lendir ini bisa disebabkan karena infeksi virus, debu, atau benda asing yang masuk melalui saluran pernapasan seperti hidung. Hal ini pun normal terjadi pada siapa pun, baik orang dewasa, anak-anak maupun bayi.
- Suara "grok" yang terdengar pada bayi juga disebabkan karena saluran pernapasan yang masih kecil sehingga suara tersebut terdengar sangat jelas.
Kesimpulannya, bunyi napas "grok" pada bayi merupakan hal yang normal selama tidak mengganggu aktivitas bayi.
Moms bisa perhatikan jika bayi masih semangat minum ASI, tidak muntah, serta lendir berwarna bening dan tidak berbau, berarti Moms tidak perlu khawatir. Karena yang saya alami, beberapa hari kemudian bunyi napas "grok" pada Khaulah pun hilang dengan sendirinya.
Semoga bermanfaat.
By: Irna Dini A
Copyright by Babyologist
