Konten dari Pengguna

Mengapa si Kecil Berkeringat Banyak saat Menyusu?

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ibu menyusui.  (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu menyusui. (Foto: Thinkstock)

Moms pasti sering memperhatikan si Kecil dengan seksama ketika si Kecil sedang menyusu. Saat si Kecil sedang menyusu atau sedang tertidur, kadang sering terlihat keringat mengalir, terutama di bagian kepala si Kecil.

Apakah normal jika bayi berkeringat setiap menyusu dan sesi tidurnya?

Menurut para ahli, bayi yang sedang menyusu ataupun tidur memang cenderung mengeluarkan lebih banyak keringat.

Penyebab bayi berkeringat saat menyusu dan ketika tertidur adalah karena kelenjar keringat pada bayi masih belum dapat bekerja optimal, khususnya pada bagian kepala. 

Penyebab lainnya adalah bayi menggunakan banyak otot di bagian wajah dan mulut ketika menyusu.

Saat sedang menyusui, Moms dan si Kecil berada dalam jarak yang sangat dekat dan posisi yang mirip dengan posisi berpelukan. Sehingga terjadi skin to skin yang membuat si Kecil merasa hangat. Terlebih jika menyusui dalam waktu yang lama, maka panas tubuh si Kecil akan meningkat.

Supaya tetap nyaman, tubuh akan merespons dengan menurunkan suhu tubuhnya saat itu. Proses ini merangsang tubuh untuk mengeluarkan panas dalam bentuk keringat, sehingga si Kecil berkeringat ketika menyusui.

Ketika menyusui dan tertidur, biasanya kepala bayi berada di posisi yang sama dalam waktu yang cukup lama, sehingga bagian kepala cenderung lebih panas dan mengeluarkan keringat lebih banyak.

Jadi, merupakan hal yang normal jika si Kecil berkeringat setiap menyusui dan tidur. Berkeringat saat menyusui bisa menjadi pertanda tubuh si Kecil berada dalam keadaan yang sehat.

Beberapa hal yang perlu diwaspadai ketika si Kecil berkeringat berlebihan:

  • Apabila keringat dan disertai demam atau gangguan pernapasan. 

  • Apabila daya hisap si Kecil ketika menyusui menjadi lemah. 

  • Apabila dalam suhu lingkungan yang dingin, namun si Kecil tetap mengeluarkan banyak keringat. 

  • Apabila si Kecil berkeringat dan disertai dengan menggigil. 

  • Apabila berkeringat dan disertai kejang dan muntah, pucat atau gangguan pernapasan. 

Namun wajar saja jika si Kecil mengeluarkan keringat berlebih jika suhu lingkungan cukup panas. 

Agar si Kecil tetap nyaman saat menyusu:

  • Pastikan si Kecil mengenakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat ketika menyusu.

  • Pastikan Moms menyusui di ruangan dengan suhu normal, tidak panas dan tidak dingin buat si Kecil.

  • Ubah posisi bayi saat menyusui.

  • Ketika menyusui, biasanya bayi berada di posisi yang sama dalam waktu yang cukup lama, kondisi ini dapat memicu kenaikan suhu tubuh pada si Kecil, sehingga mengeluarkan keringat lebih banyak. Pastikan Moms mengubah posisi menyusui terutama saat mengganti menyusui dengan payudara lainnya.

  • Mandikan si Kecil minimal dua kali sehari.

  • Sediakan sapu tangan atau tisu ketika menyusui untuk membersihkan keringat pada bagian kepala si Kecil setiap kali berkeringat.

Semoga bermanfaat.

By: Yenty Jessica

Copyright by Babyologist