Mengatasi Batuk Pilek pada Ibu Hamil

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Sangatlah umum bagi ibu hamil untuk mengalami kelelahan dan kesulitan tidur sehingga mudah jatuh sakit. Penyakit yang paling sering dialami adalah batuk dan pilek. Ingin rasanya minum obat batuk dan pilek yang beredar di pasaran, namun takut berdampak ke janin. Batuk dan pilek ini biasanya disebabkan oleh virus dan dapat dilawan dengan menaikkan imunitas dan kondisi tubuh. Oleh karena itu, saya ingin membagikan beberapa cara yang aman untuk cepat pulih dari sakit yang mengganggu ini.
- Konsumsi air larutan lemon madu dua kali sehari (resep yang saya pakai: air perasan 1 buah lemon impor dicampur dengan ½ sendok makan madu yang dilarutkan dengan 120 ml air biasa)
- Konsumsi air jahe (resep yang saya pakai: 20 gram jahe diiris tipis dan direbus dengan air sebanyak 200 ml sampai airnya berubah menjadi agak kecoklatan)
- Konsumsi vitamin C (saya diperbolehkan mengonsumsi Ester-C atau Enervon-C oleh dokter kandungan saya)
- Apabila hidung tersumbat, saya menaruh air panas satu gayung penuh dan menghadapkan wajah saya ke gayung tersebut selama kira-kira 5 menit (angkat wajah setiap 30 detik agar dapat menghirup udara segar sebentar), hidung tersumbat saya pun dapat menjadi lega
- Apabila sudah parah sekali, maka Silex dapat dikonsumsi sesuai dosis yang dianjurkan oleh dokter (obat batuk ini diresepkan oleh dokter kandungan saya dan ini aman sekali untuk ibu hamil dan ibu menyusui karena mengandung ekstrak tumbuh-tumbuhan)
- Apabila kepala pusing atau nyeri otot, maka Paracetamol dapat dikonsumsi sesuai dengan dosis yang dianjurkan oleh dokter (saya menggunakan Panadol biru atau Biogesic)
- Makan buah dan sayur dalam jumlah yang cukup agar badan dapat cepat pulih
- Apabila memungkinkan, cobalah untuk tidur di siang hari selama 1-2 jam
- Minum air putih (jangan air dingin), minimum 2 liter dalam sehari (saya membeli botol minum dengan ukuran 1 liter agar dapat mengukur banyaknya minum dalam sehari)
- Pantang makanan yang digoreng, makanan pedas, dan kopi
- Ketika tidur malam, oleskan Vicks VapoRub di jari-jari kaki dan gunakan kaos kaki untuk mengurangi batuk
Apabila dengan cara ini sakit tidak membaik, maka sebaiknya pergi ke dokter untuk mendapatkan obat atau arahan yang tepat. Ketika hamil, untuk amannya saya pergi ke dokter kandungan walaupun "hanya" sakit batuk dan pilek karena saya merasa dokter kandungan memiliki ilmu yang lebih lengkap mengenai obat-obatan yang aman dikonsumsi selama kehamilan. Berdasarkan pengalaman, saya pernah diresepkan obat yang kurang aman untuk ibu hamil dan/atau ibu menyusui oleh dokter umum.
Semoga bermanfaat.
By: Adelia Nataadmadja
Copyright by Babyologist
