Mengatasi Diare pada Anak Usia 2 Tahun

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu penyebab diare pada anak adalah gastroenteritis, kadang-kadang diare juga menunjukkan kondisi penyakit yang lebih serius seperti radang usus buntu.
Diare kronis adalah diare dengan durasi waktu yang lebih lama, karena mungkin penyebab dari diarenya adalah gastroenteritis atau disebabkan oleh intoleran laktosa. Intoleran fluktosa akan membuat feses menjadi lebih cair dan berbau manis. Ini akan menyebabkan iritasi pada kulit bawah anak, sehingga akan menyebabkan kesakitan.
Beberapa anak yang mengalami diare kronis yang berlangsung hingga 14 hari juga mungkin disebabkan oleh infeksi parasit Giardia, atau penyakit celiac, intoleransi makanan, inflamasi usus atau iritasi usus. Selain itu, anak yang terlalu banyak meminum jus buah juga bisa menyebabkan diare.
Gejala yang akan timbul pada anak yang mengalami diare di antaranya adalah kram pada perut, nyeri pada perut, mual, kembung, demam dan muntah. Yang lebih parah adalah diare bisa menyebabkan dehidrasi dan bisa menimbulkan komplikasi lain.
Gejala Diare pada Anak
Sebelum mengetahui cara penanganannya, sebaiknya Moms mengetahui dulu gejala dari anak mengalami diare. Beberapa gejalanya adalah:
Anak menjadi pucat dan kurus, mata cekung, mengantuk, tangan dan kaki dingin
Feses anak bercampur dengan darah dan nanah
Anak tidak bisa menahan buang air besar
Anak merasakan sakit yang parah pada perut
Anak mengalami penurunan berat badan
Cara Mengobati Diare pada Anak
Berikan lebih banyak cairanAnak yang mengalami diare biasanya akan mengalami dehidrasi. Dan dehidrasi ini bisa menyebabkan komplikasi yang lebih buruk pada kesehatan sehingga harus segera ditangani dengan memberikan banyak asupan cairan pada anak.
Pemberian zinkBerikan anak zink selama 1-14 hari berturut-turut. Meskipun anak sudah sembuh dari diare, berikan kembali pada anak sebanyak 20 mg/hari.
Antibiotik selektifGunakan antibiotik ini hanya dengan anjuran dari dokter
Penjelasan di atas adalah cara menangani diare pada anak, namun sebaiknya Moms mencegah daripada mengobatinya.
Semoga bermanfaat.
By: Babyologist Editor
