Konten dari Pengguna

Mengatasi Heartburn yang Terjadi ketika Hamil

Babyologist

Babyologist

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menjelang trisemester 2 dan 3, tidak jarang ibu hamil mengalami heartburn yang parah. Seperti saya saat ini kehamilan saya yang kedua sudah memasuki minggu ke 35 (trimester 3). Rasa panas dan terbakar di sekitar dada serta ulu hati serasa di tusuk-tusuk, itu yang sering saya alami. 

Nah, tahukah Moms apa penyebabnya? Setelah rutin kontrol dengan dokter, saya konsultasikan keluhan saya ini, dan saya mengetahui beberapa penyebabnya:

Penyebab Heartburn

Produksi hormon progesteron meningkat

Hormon ini berfungsi mengendurkan otot rahim sehingga tidak terjadi kontraksi sebelum waktunya. Namun menyebabkan pergerakan usus menjadi melambat dan tidak bekerja seefisien seperti sebelum hamil. Makanan yang kita makan jadi lambat dicerna dan ini mengakibatkan asam lambung naik hingga kerongkongan. Hal ini menimbulkan rasa panas dan dada terasa nyeri. Apalagi dengan kondisi memiliki riwayat maag akut seperti saya, heartburn ini menjadi kian parah dan menyiksa. 

Infeksi pada usus

Helicobacter pylori, nah bakteri ini dapat menyebabkan kembung, sehingga pencernaan terganggu dan makanan lebih lama di usus, hal ini menimbulkan rasa nyeri di ulu hati, hingga rasa panas terbakar di kerongkongan. 

Membungkuk terlalu lama dan berbaring setelah makan

Makanan terasa tersangkut di tengah kerongkongan, menimbulkan rasa tidak nyaman, terkadang kondisi ini menyebabkan mulut terasa pahit, bahkan dapat menyebabkan mual dan muntah. 

Cara saya mengatasi dan mencegahnya:

1. Atur pola makan

Daripada harus makan 3x porsi banyak, lebih baik makan berapa kali, dengan porsi kecil, tingkatkan menjadi 5/6 kali. Makanlah dengan perlahan dan hindari makanan pemicu heartburn seperti gorengan dan berbumbu tajam.

2. Minum air di sela makan

Minumlah sedikit-sedikit untuk membantu usus mencerna makanan.

3. Hindari tiduran setelah makan

Karena ibu hamil bawaannya lelah, maka biasanya kita jadi tergoda untuk berbaring-baring setelah makan, namun justru ini Mom, yang menyebabkan heartburn. Lebih baik kita jalan-jalan kecil beberapa menit, hingga makanan terasa turun. Setelah itu posisikan kepala lebih tinggi, agar tidak memicu asam lambung naik ke kerongkongan.

4. Gunakan pakaian yang longgar

Pakaian yang longgar terutama di bagian pinggang dan perut, dapat mengurangi tekanan besar dan agar janin tidak terganggu. 

5. Minumlah jus lemon

Peraslah sebutir lemon dengan 1/4 air matang, bisa juga ditambahkan madu atau es batu, minuman ini akan membantu melawan reflux yang bisa menyebabkan heartburn.  

Namun jika heartburn yang Mom alami cukup parah hingga tidak kunjung hilang, jangan ragu untuk mengunjungi dan berkonsultasi dengan dokter ya Mom. Perlu diketahui juga bahwa biasanya heartburn ini akan hilang sendirinya setelah melahirkan. 

Semoga bermanfaat.

By: Arlina Yunita

Copyright by Babyologist