Mengatasi Liur Berlebihan pada Anak

The trusted and resourceful media for pregnancy & maternity in Indonesia. Our vision is to make The Journey beautiful and enjoyable!
Tulisan dari Babyologist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Siapa yang anaknya masih ileran? As you may aware, Will di usianya yang sudah lewat dari 1.5 tahun masih ileran. Sempet kepikiran sih 'duh normal gak ya?' soalnya kan banyak yang rata-rata sudah lewat dari 1 tahun tuh sudah nggak ileran lagi. Jadi ya gitu deh, sempat worry. Terus pas konsul ke DSA waktu Will usia setahun, DSA saya bilang tidak apa-apa karena memang banyak juga yang masih ileran sampai 2 tahun, bahkan yang usia 3 tahun kadang-kadang juga masih ada yang ileran. So, nothing to worry about.
Sedikit lega memang, tapi bukan berarti gak usaha ya supaya ga ileran lagi. Mungkin bukan masalah besar, tapi kok ya rasanya ganggu aja gitu dan gemes bajunya suka basah.
Jadi belakangan saya lagi suka memberikan Will kegiatan niup-niup sedotan yang kayak di foto, supaya otot-otot rongga mulutnya lebih kuat, jadi lebih bisa kontrol liurnya.
Saya rangkum ya beberapa hal yang bisa dilakuin, walaupun saya belum 100% berhasil, tapi ini juga disaranin dari DSA dan ada therapist wicara yang sharing ni caranya gimana:
- Ingatkan anak untuk selalu menutup mulutnya.
- Ajarkan anak untuk belajar meniup, seperti tiup peluit, sedotan, dan lain-lain.
- Latihan menjepit stik es krim di bibir, lalu Moms bisa coba tarik-tarik dan si anak harus tetap menjepit stik es krim tersebut.
- Pijat bagian rahang anak dari luar.
Ada juga yang saranin pakai kalung Amber. Dulu Will emang pakai, dan liurnya berkurang sih, cuma karena sempat agak ruam merah jadi saya stop memakaikannya. Tapi mungkin karena dulu belum setahun sih ya, kulitnya masih sensitif, nanti saya akan coba pakaikan lagi.
Selain itu, ada juga yang sharing nanti berhenti sendiri. Ya ga ada salahnya sih latihan-latihan ini dicoba ya siapa tau memang bisa membantu.
Semoga bermanfaat.
By: Feimi Wijaya
Copyright by Babyologist
